GAYA HIDUP

Kamis, 29 November 2018 | 22:05 WIB

Randang Semakin Mendunia

Mia Umi Kartikawati
Randang Semakin Mendunia
(Foto: Inilahcom/Mia Kartikawati)

INILAHCOM, Jakarta - Siapa yang tak kenal Randang? Randang yang sangat kaya rasa menjadi salah satu kuliner warisan dari Sumatera Barat yang sangat dirindukan bagi para pecinta rasanya.

Setelah Randang dinobatkan selama 4 tahun berturut-turut sebagai makanan terlezat di dunia oleh salah satu kantor berita lnternasional, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat tidak pernah berhenti melakukan strategi dan inovasi untuk menyampaikan kepada masyarakat nasional dan internasional akan kuliner khas Minangkabau ini.

Randang untuk masyarakat Minangkabau tidak hanya sekedar sebagai menu kuliner di meja makan. Randang sudah menjadi bagian terdalam dari adat.

Budaya dan kehidupan sosial masyarakat Minangkabau sejak berabad-abad silam, dan sudah menjadi makanan keadatan untuk perhelatan prosesi adat masyarakat Minangkabau. Sebagai makanan keadatan, jenis Randang sangat banyak dan disesuaikan dengan fungsinya.

Randang untuk acara batagak pangulu (datuk) beda dengan randang untuk acara sunatan.Randang untuk manjalang bako, akan berbeda dengan randang pesta perhelatan biasa.

Salah satu keunikan dari kuliner khas Minangkabau ini adalah jenisnya yang sangat banyak, selain perbedaan berdasarkan fungsi untuk acara keadatan dan budaya, jenis kuliner ini juga berbeda-beda berdasarkan wilayah dengan ciri khas masing-masing daerah, sampai saat ini jenis Randang yang sudah tercatat sebanyak 400 jenis Randang.

Tentunya hal ini menjadi peluang dan tantangan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat untuk secara berkelanjutkan menyampaikannya kepada masyarakat nasional dan internasional.

"Nusantara Marandang adalah salah satu cara kami sebagai Pemerintah Provinsi Sumatera Barat untuk kembati menyampaikan kepada masyarakat nasional dan internasional tentang nilai luhur, historis & hudaya dari Randang kata Andre Setiawan, S.STP.,M.PA. selaku Kepala Badan Penghubung provinsi Sumatera Barat, Jakarta, Kamis, (29/11/2018).

Puncak acara Nusantara Marandang akan diselenggarakan pada tanggal 2 Desember 2018 di kawasan Gelora Bung Karno, pemilihan Jakarta sebagai tempat puncak acara bertujuan untuk menyampaikan kepada masyarakat nasional dan internasional.

Radang sebagai kuliner khas Minangkabau sudah menjadi milik bersama masyarakat Indonesia, hal itu didasari oleh banyaknya wilayah di Indonesia yang secara kultural sudah mengadopsi resep rendang dengan kekhasan dan kearifan lokal masing-masing wilayah di Indonesia.

"Menyampaikan pesan tentang kuliner khas masing-masing daerah kepada masyarakat luas, tidak hanya bicara tentang rasa dari kuliner itu sendiri, tetapi bicara tentang nilai, sejarah dan budaya yang mendasari kuliner tersebut hadir di tengah-tengah masyarakat. Dengan hal tersebut, masyarakat Iuas mampu memahami nilai luhur yang mendasari kuliner tersebut menjadi bagian dari budaya masyarakat yang sudah berjalan selama berabad-abad," papar Vita Datau Selaku Ketua Tum Percepatan Wisata Belanja dan Kuliner Kemenpar.

Salah satu puncak acara Nusantara Marandang adalah pemecahan rekor MURI berupa hasil terbanyak kreasi memasak Randang, dengan rekor MURI ini diharapkan mampu menstimulasi masyarakat nasional untuk semakin mencintai Randang sebagai salah satu kebanggaan nasional, dan menyampaikan kepada masyarakat Internasional bahwa Randang sebagai salah satu asset dan budaya tak benda Sumatera Barat.

Untuk melengkapi puncak acara Nusantara Marandang, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat akan mengangkat beberapa muatan konten yang akan memberikan nilai Iebih terkait eksistensi Randang di tengah-tengah masyarakat Sumatera Barat, diantara nya adalah Talkshow On Air dengan tema sejarah dan filosoii randang di Sumatra Barat, Talkshow mengangkat tema Randang yang mendunia dari segi bisnis dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), serta pencanangan Resep Standar (SOP) pembuatan Randang yang sesuai dengan cita rasa masakan Minangkabau asli.

Selain itu, akan ada demo Masak berbahan dasar Randang yang disajikan oleh chef dan ceIeb berdarah Minang dan memiliki usaha kuliner. Demo Masak berbahan dasar Randang ini disajikan dengan cara tradisional dan modern. Disamping itu, akan ada demo cara memasak Randang asli oleh juru masak asli dari Sumatra Barat. Juru masak ini didatangkan langsung dari Sumatra Barat.

Acara Nusantara Marandang juga akan dimeriahkan dengan bazaar kuliner. Bazar kuliner ini selain mengangkat aneka masakan Randang.

Cara pembuatan yang sangat tradisional, juga akan mengangkat komunitas Mingkabau di Jakarta serta para pelaku usaha mikro kecil dan menengah yang berkaitan dengan masakan Randang.

Acara hiburan juga akan melengkapi perhetalan Nusantara Marandang dengan menampilkan aneka kelompok kesenian tradisional dari daerah Minangkabau, seperti Saulang, Rabab, dan Randai, juga penampilan para artis lainnya.(tka)

#randang #mendunia #kuliner #sumaterabarat #makanan #kh
BERITA TERKAIT
Pasar Puti Maifat Tambah Destinasi Digital GenPI
Inilah Perempuan Pejuang Modest Fashion Dunia
(AEON Mall BSD City) Tingkatkan Pelayanan Lewat RolePlaying Contest
Jurnalisme Ramah Pariwisata Cegah Hoax Dibahas FGD
Batik Air Buka Rute Jakarta-Banyuwangi
Ke Beijing, Menpar RI Recovery Dampak Polemik Bali
Takjub, Ini Cara Membuat Alis Hanya Lima Menit

ke atas