NASIONAL

Selasa, 04 Desember 2018 | 05:14 WIB

Ustaz Somad: Saya Tak Pandai Pencitraan

Ahmad Farhan Faris
Ustaz Somad: Saya Tak Pandai Pencitraan
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Ustaz Abdul Somad (UAS) mengaku tidak pandai melakukan pencitraan. Namun, ceramah UAS ini bukan menyindir siapa-siapa tapi hanya untuk mengingatkan jamaah agar bersedekah.

Ustaz Somad memberikan ceramah di Masjid Paripurna Mujahidin, Jalan Jendral, Pekanbaru dalam rangka Peringatan Maulid Nabi Muhammad Shalallahu 'alaihi wa Sallam pada Minggu (2/12/2018).

Ustaz Somad menjelaskan saat ini umat Islam sudah kehilangan banyak habib dan ulama, bahkan kehilangan generasi. Menurut dia, apabila seorang bupati meninggal tentu akan ada penggantinya.

"Tapi kalau generasi ulama hilang ada penggantinya? Tidak ada," kata Ustaz Somad melalui youtube yang dikutip INILAHCOM, Senin (3/12/2018).

Akan tetapi, Ustaz Somad bersyukur karena masih ada yang peduli untuk mencetak generasi-generasi ulama di Pekanbaru yakni Pondok Rumah Tahfiz Baitul Habib.

"Alhamdulillah akan ada penggantinya, siapa yang mampu mencetaknya? Inilah yang akan mencetaknya, namanya Pondok Rumah Tahfiz Baitul Habib," ujarnya.

Dengan demikian, Ustaz Somad menanyakan kepada jamaah apakah siap memasukkan anak-anaknya ke Pondok Tahfiz Baitul Habib dan dijawab serempak jamaah siap. Namun, UAS menyebut perlu membeli tanah seharga Rp 600 ribu per meter sehingga jamaah tak kompak menjawabnya.

"Siap membeli tanah Rp 600 ribu per meter? Tak sama bunyi siapnya. Ustaz jangan bercakap saja lah, ustaz yang beli duluan. Oke kalau gitu saya beli 3 meter. Kalau 3 meter jadi berapa tuh? Rp 1.800.000," jelas dia.

Ustaz Somad mengingatkan kepada jamaah bahwa harta yang disimpan tak akan dibawa mati, maka alangkah baiknya hartanya dikeluarkan atau disedahkan untuk jalan Allah SWT.

"Duit yang anda simpan, duit gaji, tunjangan. Nanti bapak mati diambil sama ibu, lalu nikahnya sama brondong. Ibu, asal dapat duit beli cincin, beli gelang. Ingat bu, asal ibu mati diambil bapak itu nanti dipakai bini mudanya. Kasih, keluarkan. Saya bukan nakut-nakuti, saya ingatkan saja," katanya.

Namun demikian, Ustaz Somad mengakui pasti ada yang berprasangka buruk uang yang dimasukkannya ke kotak amal sebesar Rp 1,8 juta akan diambil kembali nantinya. Tapi, Ustaz Somad membantahnya.

"Ternyata ada pula yang berpikiran kotor, jangan-jangan Ustaz Somad masukkan duit tadi Rp 1,8 juta diambilnya lagi. Tidak, Demi Allah. Saya tak pandai pencitraan-pencitraan. Saya sudah masukkan tak saya ambil lagi, Demi Allah. Itulah yang akan kita bawa mati," tandasnya.[ris]

#UstadAbdulSomad
BERITA TERKAIT
KPU Ditantang Uji Lab Kotak Suara Kardus
Meme Sindiran Kotak Suara Kardus KPU Bermunculan
Eks Ketua Umum PBB Tolak Kotak Suara Kardus KPU
Perbedaan di Pilpres Jangan Bikin Hubungan Retak
(Kotak Suara Kardus KPU) Tim Prabowo: Kecurangan Pemilu Semakin Terang
Polda Jatim Terjunkan 18 Ribu Personil
Tengku Zulkarnain Sindir KPU Soal Kotak Kardus

ke atas