EKONOMI

Rabu, 05 Desember 2018 | 14:35 WIB

Impor Tumbuh Tinggi, Darmin: Tewas Ya Kan!

Mohammad Fadil Djailani
Impor Tumbuh Tinggi, Darmin: Tewas Ya Kan!
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menyebut pertumbuhan impor yang lebih tinggi ketimbang ekspor, membuat neraca dagang Indonesia selalu defisit.

Sehingga Darmin menilai kondisi ini tak begitu sehat bagi kondisi neraca dagang, lantaran kondisinya yang tak seimbang.

"Ekspor kita sekarang pertumbuhannya paling 7-8%, impornya 22%. Tewas ya kan. Maksud saya ini nggak seimbang," kata Darmin saat menjadi keynote speech pada Seminar 'Indonesia Economic Outlook 2019: Menghadapi Era Transformasi Struktural dan Mendorong Mesin Pertumbuhan Ekonomi Baru' di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta Rabu (5/12/2018).

Mantan Gubernur Bank Indonesia (BI) ini menyebut, tidak seimbangnya pertumbuhan ekspor dan impor dikarenakan kondisi industri dalam negeri yang tidak kuat. "Kenapa? karena industrinya tidak kuat," kata Darmin.

Darmin menyadari bahwa basis industri dalam negeri masih lemah sehingga pertumbuhan ekspor lambat, serta pemenuhan kebutuhan dalam negeri masih bergantung impor.

Dia menjelaskan, biang kerok yang membuat jomplangnya impor dengan ekspor adalah impor bahan baku barang setengah jadi. Baru kemudian disusul barang modal dan barang konsumsi.

"Kita lihat struktur impor kita kira kira 70-75% bahan baku barang setengah jadi, 15% barang modal, 10% barang konsumsi," katanya. [jin]

#Impor #Defisit #DarminNasution
BERITA TERKAIT
Darmin Sebut Penutupan Ritel Karena Perubahan Pola
(Jeruk Makan Jeruk) Ketika Defisit Impor Dikritik Capres 01
Impor Migas Tinggi, Menko Ini Klaim B20 Sudah Oke
Neraca Dagang Pecah Rekor, Era Jokowi Gemar Impor
BPS: Neraca Dagang 2018 Jebol Terbesar Sejak 1975
(Goodbye Swasembada Pangan) Faisal: Indonesia Importir Gula Terbesar di Dunia
Impor Migas Masih Jumbo, Darmin Ngeluh Lagi

ke atas