DUNIA

Kamis, 06 Desember 2018 | 06:06 WIB

Curi Yoghurt Rp27.000, Dites DNA Bernilai Jutaan

Curi Yoghurt Rp27.000, Dites DNA Bernilai Jutaan
(Foto: BBC)

INILAICOM, Taipei--Seorang perempuan di Taiwan dihadapkan ke pengadilan dengan dakwaan mencuri yoghurt dari teman sekamarnya, setelah dilakukan pemeriksaan lewat uji DNA.

Menurut stasiun televisi TVBS, seperti dikutip dari BBC, Rabu (5/12/2018), tersangka yang tidak disebutkan namanya itu tinggal serumah dengan lima mahasiswi lain yang sedang kuliah di Universitas Kebudayaan China.

Bulan lalu, salah seorang teman serumahnya mendapati minuman yoghurt miliknya seharga NT$59 atau sekitar Rp27.000, telah raib padahal ia tak meminumnya.

Ia mendapati botol bekas yoghur itu di tempat sampah, lalu meminta kepada teman-temannya, bahwa siapa pun yang menghabiskan minuman miliknya itu agar mengaku.

Namun karena tak ada seorang pun yang mengaku, ia lantas membawa kemasan minuman itu ke kantor polisi dan meminta mereka untuk melakukan penyelidikan resmi.

Pihak kepolisian menerima aduan tersebut dan menyelidikinya.

Karena botol tersebut terlalu basah untuk mendapatkan sidik jari, pemilik yoghurt meminta petugas untuk melakukan tes DNA pada teman-teman sekamarnya untuk mengetahui siapa yang bersalah.

Polisi memerintahkan kelima terduga, termasuk yang melaporkan dugaan pencurian, untuk datang ke kantor polisi untuk menjalani uji forensik.

Dan, pelaku pun diketahui. Apakah keadilan sudah dijalankan di sana? Banyak yang menganggapnya sebaliknya.

Masing-masing tes itu menelan biaya senilai NT $3.000 atau Rp1,4 juta dan didanai oleh para pembayar pajak, sehingga banyak warga yang marah mengetahui besarnya biaya dan waktu yang dihabiskan untuk menyelidiki permasalahan tersebut.

Salah seorang warga, Liu, mengatakan kepada surat kabar Apple Daily: "Ini adalah pemborosan sumber daya masyarakat. Jika saya yang menjadi polisinya, saya akan membelikannya sebotol yoghurt untuk mengganti milik dia yang hilang."

Seorang petugas polisi setempat, yang meminta untuk tidak disebutkan namanya, mengatakan pada surat kabar tersebut bahwa kasusnya seperti "menggunakan meriam untuk menembak burung. Ini benar-benar tidak sesuai dengan prinsip proporsionalitas!" [bbc/lat]

#curi #yoghurt
BERITA TERKAIT
2 Biarawati Curi Rp7 Miliar, Berjudi di Las Vegas
AS Tolak Permintaan PBB untuk Bantu Korea Utara
Mantan PM Malaysia Hadapi Tuntutan Korupsi Baru
Markas Partai Kurdi Digerebek, Puluhan Ditahan
DPR AS Setujui Resolusi Dukung Ukraina
(;China;Diplomat;Kanada;) China Tahan Mantan Diplomat Kanada
Kanada Bebaskan Putri Pendiri Huawei

ke atas