PASAR MODAL

Kamis, 06 Desember 2018 | 09:53 WIB
Highlight

Aksi Jual Muncul Lagi di Bursa Asia

Wahid Ma'ruf
Aksi Jual Muncul Lagi di Bursa Asia
(Foto: Istimewa)
1 2


INILAHCOM, Hong Kong - Bursa saham di Asia tergelincir pada perdagangan Kamis pagi (6/12/2018), melanjutkan penurunan pasar di seluruh dunia. Tren bullsh ini menjelang pertemuan Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC).

Indeks Hang Seng di bursa Hong Kong turun 2,26 persen pada awal perdagangan. Dengan saham teknologi berat Cina Tencent jatuh lebih dari 2 persen.

Pasar China daratan, dalam fokus karena sengketa perdagangan Beijing dengan Washington, diperdagangkan di wilayah negatif beberapa menit setelah pembukaan. Komposit Shanghai tergelincir 0,73 persen sementara komposit Shenzhen merosot 0,816 persen.

Nikkei 225 Jepang jatuh 1,70 persen dalam perdagangan jam pertama sementara indeks Topix turun 1,43 persen. Untuk indeks Kospi di Korea Selatan juga merosot 0,89 persen. Sebab saham industri kelas berat Samsung Electronics turun 1,69 persen.

Di Australia, dengan indeks ASX 200 tergelincir lebih dari 0,7 persen dalam perdagangan sore, dengan sektor-sektornya bercampur. Subindex energi turun 0,73 persen menjelang pertemuan OPEC hari Kamis.

Dolar Australia berada di $ 0,7235 setelah meluncur dari $ 0,735 kemarin.

Pergerakan Down Under terjadi setelah surplus perdagangan negara itu untuk bulan Oktober meleset dari perkiraan, datang sekitar 2,3 miliar dolar Australia (sekitar 1,67 miliar dolar AS) daripada 3,2 miliar dolar Australia yang diperkirakan (sekitar 2,32 miliar dolar AS) dari jajak pendapat Reuters.

Sementara itu, futures menunjukkan penurunan besar untuk pasar AS. Dow Jones Industrial Average berjangka menunjukkan penurunan yang tersirat dari 316,07 untuk indeks pada pembukaan hari Kamis, pada pukul 7:40 malam. ET Wednesday. S & P 500 dan berjangka Nasdaq juga menunjukkan penurunan. Pasar saham AS ditutup pada hari Rabu untuk menghormati mantan presiden George H.W. Semak.

#BursaSaham #Dolar #IHSG #TrumpEffect
BERITA TERKAIT
China Pangkas Tarif Otomotif AS
Inggris Gagal Raih Dukungan EU Soal Irlandia
Data Ekonomi China Paksa Bursa Asia Memerah
IHSG Berlabuh 8 Poin di Angka Merah 6.170
Wall Street Berpotensi Negatif
Jeda Siang, IHSG 4 Poin di Angka Merah 6.174
Yellen Ingatkan Ancaman Krisis Keuangan

ke atas