TEKNOLOGI

Kamis, 06 Desember 2018 | 12:12 WIB

Musik Bisa Bantu Tingkatkan Fokus dan Kreativitas

Musik Bisa Bantu Tingkatkan Fokus dan Kreativitas
(ist)

INILAHCOM, Jakarta - Musik merupakan bahasa universal yang dapat menjadi alat komunikasi yang mengandung irama, lagu dan keharmonisan. Peran musik menjadi bagian terpenting dalam keseharian hidup manusia.

Mendengarkan musik dapat memberi efek terhadap perasaan seseorang, selain membuat suasana hati lebih tenang dan senang, musik juga dapat menambah semangat saat beraktifitas bahkan dapat membantu seseorang menjadi lebih fokus.

Berdasarkan studi yang dilakukan Simone Ritter dari Radbound University di Belanda dan Sam Ferguson dari University of Technology Sydney, Australia, yang melakukan riset terhadap 155 orang untuk mengetahui efek yang ditimbulkan oleh musik terhadap kemampuan kognitif seseorang.

Partisipan dibagi menjadi beberapa kelompok dan harus mendengarkan satu dari empat genre musik yang berbeda yaitu musik bertempo tenang, bahagia, sedih dan gelisah serta grup yang tidak mendengarkan musik apapun.

Setelah musik mulai diperdengarkan, partisipan mulai mengerjakan beberapa tugas terkait dengan kemampuan kognitif otak.

Dari hasil analisa penelitian ditemukan bahwa grup yang mendengarkan musik dengan tempo cepat atau bertema bahagia dapat memberikan solusi yang inovatif dalam menghadapi masalah serta dapat memberikan ide-ide kreatif.

Dari hasil penelitian Dr. Teresa Lesiuk dari University of Windsor, Kanada juga menunjukan bahwa musik dapat membantu menyelesaikan tugas repetitif lebih cepat dengan kesalahan yang minim.

Dampak positif ini bukan berasal dari musik itu sendiri, tapi efek dari lagu terhadap mood pendengarnya.

Saat mendengarkan musik favorit, tubuh akan mengeluarkan hormon pemicu kebahagiaan seperti dopamin dan serotonin. Pekerja pabrik, akuntan, bahkan dokter bedah pun gemar mendengarkan musik untuk meningkatkan mood dan mengurangi stres.

Lalu bagaimana musik dapat membuat pendengarnya lebih fokus saat bekerja?

Menurut Will Henshaw, seorang multi-instrumentalis, jenis musik yang paling cocok untuk membantu seseorang agar lebih fokus bergantung pada tipe otak. Namun, musik elektronik bertempo cepat (dance atau trance) yang kemudian diikuti dengan musik bertempo lambat, seperti musik klasik, adalah pilihan terbaik.

Musik pengiring bekerja terbaik menurut Henshaw, adalah musik yang tak ingin Anda dengar. Dan saat sedang fokus bekerja, musik yang sudah Anda pilih ini akan mengabur sampai-sampai Anda tak lagi sadar bahwa anda sedang mendengarkannya. Otak akan memelankan musik yang Anda dengar sehingga dapat mendongkrak fokus Anda.

Salah satu aplikasi streaming musik yang dapat menjadi rujukan adalah Deezer. Aplikasi ini memberikan sentuhan personal dengan library musik berkualitas baik dan besar, yaitu sebanyak lebih dari 53 juta lagu yang terdiri dari lagu-lagu terbaru dan juga lagu-lagu favorit lama dalam beragam pilihan genre.

Saat pengguna baru memasuki aplikasi Deezer, mereka akan diminta memilih maksimal lima pilihan genre musik favoritnya dari beragam genre musik yang disediakan oleh Deezer.

Setelah genre musik dipilih, algoritma cerdas yang dimiliki Deezer mulai mempelajari selera musik penggunanya dan akan memberikan rekomendasi musik sesuai dengan genre yang disukai oleh penggunanya.

#studi #penelitian #musik #Deezer
BERITA TERKAIT
Langganan Deezer Premium Hanya Rp25.000/Bulan
Setengah Pengguna Switch Miliki Tiga Game Ini
Penghujung Tahun, Daihatsu Raih Pangsa Pasar 17,1%
'XPANDER Tons of Real Happiness' Tiba di Bandung
The Outer Worlds, Game RPG Tema Fiksi Ilmiah
Fakta-fakta Sains Mengenai Buang Angin
Seperti Ini 'Mobil Kereta Api'

ke atas