EKONOMI

Kamis, 06 Desember 2018 | 12:46 WIB
(Buka AIFED 2018)

Menkeu Bahas Transformasi Ekonomi Global

Mohammad Fadil Djailani
Menkeu Bahas Transformasi Ekonomi Global
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati (Foto: inilahcom/Fadil Dj)

INILAHCOM, Bali - Hari ini, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati membuka The 8th Annual International Forum on Economic Development and Public Policy (AIFED) yang diselenggarakan pada 6-7 Desember 2018 di Inaya Putri Bali, Nusa Dua, Bali.

Konferensi tahun ini mengangkat tema Building for the Future: Strengthening Economic Transformation in Facing Forward Global Evolution.

Pada kesempatan tersebut, Menkeu menyampaikan pandangannya tentang potensi dan tantangan transformasi struktural ekonomi global serta implikasinya terhadap proses transformasi ekonomi Indonesia.

Faktor melimpahnya sumber daya manusia produktif dan meningkatnya kemajuan teknologi harus dimanfaatkan seoptimal mungkin untuk memacu produktivitas, sehingga mendukung transformasi ekonomi mengarah pada status negara maju.

Untuk mencapai hal tersebut, peningkatan investasi pada pembangunan infrastruktur dan peningkatan kualitas sumber daya manusia (human capital) akan terus menjadi prioritas.

AIFED merupakan kegiatan tahunan yang dilaksanakan atas kerja sama Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dengan Asian Development Bank dan Pemerintah Australia (melalui Program Kemitraan Indonesia Australia untuk Perekonomian/PROSPERA).

Penyelenggaraan AIFED bertujuan untuk mendapatkan gambaran komprehensif mengenai transformasi ekonomi Indonesia dalam konteks perubahan lanskap global, serta upaya kebijakan yang diperlukan untuk menyongsong Indonesia maju.

Forum AIFED merupakan sarana bagi para pembuat kebijakan untuk berkolaborasi dengan para akademisi, pelaku usaha, dan institusi internasional untuk mengidentifikasi tantangan yang akan dihadapi serta menyiapkan strategi kebijakan yang mampu memanfaatkan potensi profil demografi dan kemajuan teknologi guna mewujudkan visi transformasi ekonomi Indonesia menjadi negara maju.

Penyelenggaraan AIFED tahun ini merupakan yang ke-8 sejak pertama kali diadakan tahun 2011. AIFED selalu menghadirkan narasumber terkemuka dari berbagai institusi internasional dengan berbagai latar belakang akademisi dan kepakaran. Pada kesempatan kali ini, keynote speakers yang dihadirkan adalah Prof. Robert Lawrence dari Harvard Kenedy School of Government.

Di samping itu, AIFED kali ini juga menghadirkan tiga pengusaha muda Indonesia sebagai young influencer untuk berbagi pengalaman dalam pengembangan usaha di bidangnya masing-masing serta menuangkan gagasan untuk kemajuan ekonomi Indonesia di masa depan. [jin]

#SriMulyani #AIFED
BERITA TERKAIT
Kemenkeu: Kebutuhan Penerbitan SBN 2019 Rp826 T
RI Bidik Urutan ke-4 dengan Ekonomi Terbesar
RI Miliki Potensi Garap Era Ekonom Digital Dunia
Ini Strategi Hadapi Proteksonisme Global
Sri Mulyani Banggakan Inflasi di Era Jokowi
KLHK Raih Penghargaan Bhumandala Kanaka
RI Ungkap Strategi Pangkas Emisi di Talanoa Dialog

ke atas