EKONOMI

Kamis, 06 Desember 2018 | 18:12 WIB

Ini Temuan Juri IT & Telco 2018 Soal IT Instansi

Ini Temuan Juri IT & Telco 2018 Soal IT Instansi
(Foto: istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Government platform untuk aplikasi-aplikasi layanan publik menjadi kebutuhan terkait implementasi teknologi informasi (TI) di perusahaan dan instansi pemerintahan. Sehingga terjadi singkronisasi dan integrasi aplikasi yang didevelop pemerintah pusat dan daerah.

Demikian salah satu temuan penting Ketua Dewan Juri TOP IT & TELCO 2018 Prof Dr Laode M Kamaluddin MSc MEng, dalam proses penilaian TOP IT & TELCO 2018 yang diikuti sekitar 200 perusahaan dan instansi terbaik yang direkomendasikan oleh para pakar IT TELCO. Selama proses presentasi dan wawancara penjurian berlangsung, Dewan Juri menemukan beberapa temuan penting terkait implementasi TI di perusahaan dan instansi pemerintahan, ujarnya.

Terkait government platform ini tim juri melihat pentingnya singkronisasi dan integrasi aplikasi yang didevelop pemerintahan pusat, yang digunakan/diinput oleh instansi daerah. Ada sekitar 45 aplikasi dari beberapa kementerian dan lembaga di pusat, yang harus digunakan dan diinput datanya oleh instansi di daerah.

Begitu data sudah ditarik ke pusat, maka ketika Pemda memerlukan data yang sama, mereka harus melakukan input data ulang. Selain menjadi tidak efisien karena harus melakukan input data dua kali, data yang dihasilkan pun seringkali berbeda. Jadi tidak heran, jika data masing-masing instansi di negeri ini, seringkali berbeda, katanya.

Government platform ini, lanjut Laode perlu mendapatkan perhatian serius. Sehingga agar dapat berjalan lebih efektif, di antaranya diperlukan penguatan payung hukum ditingkat pelaksanaan, kepastian ketersediaan sumber daya berupa anggaran, tim, dan infrastruktur, strategy to public (atau mengkomunikasikan dan mengedukasi publik sebagai pengguna aplikasi), penanggung jawab aplikasi harus disesuaikan dengan Tupoksi OPD-OPD (Organisasi Perangkat Daerah) terkait serta terakhir infrastruktur utk GSI - Government Secured IntraNet disiapkan dan dioperasikan oleh satu OPD aja, tapi dapat dipakai oleh semua OPD.

Temuanya lainnya, lanjut Laode adalah sebaiknya manajemen perusahaan danjuga harus membangun IT Culture, agar pemanfaatan Solusi IT TELCO-nya menjadi maksimal. Sementara dari sisi IT Security masih belum menjadi prioritas sebagian peserta.

Dewan juri merekomendasikan penggunaan BlockChain dalam pengembangan solusi digital ke depan. Blockchain dirancang agar aman (secure by design) dan merupakan contoh sistem komputasi terdistribusi dengan Byzantine Fault Tolerance (BFT) yang tinggi sebagai smart contacts, tambahnya.

Event TOP IT & TELCO 2018 ini diselenggarakan majalah It Works, yang bekerjasama dengan beberapa asosiasi TI TELCO dan Konsultan TI Independen. Penilaian dilakukan secara obyektif dan independen oleh para pakar IT yang tergabung di beberapa asosiasi IT & TELCO terhadap perusahaan dan instansi pemerintahan, termasuk kementerian dan lembaga negara. TOP IT & TELCO 2018 ini, merupakan event tahunan yang ke-5, sejak pertama kalinya diselenggarakan pada 2014.

Penghargaan yang diberikan dalam kegiatan ini, terdiri dalam beberapa kategori. Pertama adalah TOP IT Implementation, yang dibagi dalam beberapa sektor usaha. Kedua adalah kategori TOP Business Solution yang diberikan kepada principal/vendor global dan lokal, yang penilaiannya dilakukan melalui rekomendasi user IT & TELCO di Indonesia. Ketiga adalah TOP IT & TELCO Hardware yang penilaiannya dilakukan melalui market research, khusus utk produk hardware dan telco.

Adapun yang keempat, adalah kategori khusus dimana Dewan Juri memberikan penghargaan atas inovasi-inovasi tertentu, yang layak diapresiasi. Sedangkan kelima, adalah kategori TOP Digital Transformation Readiness, yakni indeks kesiapan perusahaan dan instansi pemerintahan dalam melakukan tranformasi digital.

Ketua Penyelenggara, sekaligus Pemimpin Redaksi majalah It Works, M Lutfi Handayani, menegaskan, banyak manfaat yang diperoleh peserta dalam kegiatan ini. Di antaranya Sesi Nilai Tambah berupa pendapat, saran, dan masukan dari Dewan Juri kepada peserta untuk pengembangan solusi IT & TELCO nya kedepan. Banyak peserta yang sangat tertarik untuk mengikuti kegiatan ini, karena seolah mendapat konsultasi IT gratis, katanya. [*]

#IT
BERITA TERKAIT
Pemerintah Luncurkan Program Merawat Jalan Daerah
Inilah Cerita Kejar Target Elektrifikasi 99,9%
DPR Kaji Pemanfaatan Energi Terbarukan ke Aussie
Persija Juara, Bank DKI Guyur Uang Pembinaan
Pembiayaan NDC, Masa Depan RI Berkelanjutan
Revolusi Industri 4.0 Era Baru UKM Indonesia
Bali Declaration Raih Apresiasi Global pada COP 24

ke atas