TEKNOLOGI

Jumat, 07 Desember 2018 | 15:30 WIB

Skipjack, Lebih dari Sekedar Mata Uang Digital

Ibnu Naufal
Skipjack, Lebih dari Sekedar Mata Uang Digital
(ist)

INILAHCOM, Jakarta - Perusahaan sistem pembayaran digital global, Skipjack Corporation hadir meramaikan dunia teknologi financial berbasis internet yang memungkinkan konsumen, bisnis, bank, dan pemerintah menggunakan mata uang digital.

Lembaga ini bertujuan memfasilitasi transfer dana elektronik di seluruh dunia, yang menjadi salah satu jaringan pembayaran elektronik terbesar di dunia.

Hal tersebut sejalan dengan visi Skipjack agar para kliennya seperti, perusahaan dan pemerintah mendapat cara terbaik untuk membayar dan dibayar.

Perusahaan yang berbasis di Inggris dan Uni Emirat Arab ini telah menciptakan matematika seri baru bernama Jack's Law untuk mengembangkan protokol enkripsi baru yang digunakan dalam perangkat lunak untuk membangun internet 2.0.

Prof Dr Sir Mike Irvan, CEO Skipjack Corporation, menuturkan dengan menggunakan Jack's Law, sebagai inti, konsep seri digital Fibonacci yang kemudian disebut Zeta di aplikasi komputer dan key exchange algorithm (KEA), encrypcurrency sedang dikembangkan sebagai sistem pembayaran digital baru antar pengguna atau peer to peer (P2P) untuk memberi keamanan yang lebih besar dan akuntabilitas jika dibandingkan dengan yang diberikan oleh mata uang digital yang ada saat ini.

"Jack's Law bertugas mengawasi kepadatan data jaringan dengan perhitungan dua kali lipat untuk setiap dua tahun, hal itu menjelaskan bahwa hubungan, penyimpanan, dan kecepatan akan meningkat sejak perubahan split protokol dalam algoritma di enkripsi dari teknologi data," ujar Prof Irvan di Jakarta, Kamis (6/12/2018).

Dalam financial technology atau teknologi keuangan, hal itu akan meningkatkan nilai mata uang berdasar permintaan dan suplay emas di pasaran.

Itulah kemajuan teknologi dalam menciptakan efisiensi protokol, desain, dan konektivitas yang dapat memecahkan masalah kecepatan data, penyimpanan dan konektivitas.

"Kami melihat mata uang digital baru ini dapat tumbuh di Indonesia. Kami akan bekerja untuk menaikkan dan memperluas market di area konsumer dan bisnis dengan membuktikan bahwa telah ada regulasi yang baik bagi mata uang baru ini dan masyarakat juga tahu bahwa pemerintah Indonesia memiliki reputasi bagus," tambah Prof Irvan.

Dengan adanya transaksi baru di encrypcurrency dan mata uang tradisional rupiah, atau fiat, E Fortune berharap agar bisnis di Indonesia sepenuhnya diregulasi.

Sekitar 40 peran akan dibuat mulai dari kepatuhan dan peran AML pada pemasaran digital dan teknologi, namun nilai ekonomi Indonesia bisa jauh lebih besar.

Skipjack Corporation akan dikenal mampu mengembangkan ekosistem encrypblock terkemuka di dunia. Encrypblock adalah teknologi baru setelah Visa dan Blockchain yang mendukung fiat dan encrypcurrencies.

Ini adalah database yang terenkripsi dan disinkronkan di jaringan Skipjack FCN, sehingga catatan atau data tidak dapat diubah atau dirusak.

Melalui Skipjack Corporation, bisnis adalah dana investasi sebesar US$100 juta ke startup encrypblock lainnya dan selain itu memiliki aliansi sebesar hampir US$1 miliar.

#Skipjack
BERITA TERKAIT
Setengah Pengguna Switch Miliki Tiga Game Ini
Penghujung Tahun, Daihatsu Raih Pangsa Pasar 17,1%
'XPANDER Tons of Real Happiness' Tiba di Bandung
The Outer Worlds, Game RPG Tema Fiksi Ilmiah
Fakta-fakta Sains Mengenai Buang Angin
Seperti Ini 'Mobil Kereta Api'
Membuat Pesawat Kertas Raksasa

ke atas