NASIONAL

Jumat, 07 Desember 2018 | 11:55 WIB

Pakar: Jokowi-Maruf Dominasi Perbincangan Medsos

Pakar: Jokowi-Maruf Dominasi Perbincangan Medsos
(Foto: Inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Pakar media sosial sekaligus pendiri PT Sasbuzz Teknologi Internasional Rizal Panji Islami memaparkan data Sasbuzz menunjukkan Jokowi -Maruf mendominasi kepopuleran atau paling banyak diperbincangkan di semua lini media sosial, seperti Twitter, Facebook, maupun Instagram.

Berdasarkan rekaman aktivitas akun riil media sosial melalui mesin Sasbuzz pada 29 September-6 Desember 2018, yaitu _Pertama,_ indeks popularitas paslon Jokowi-Maruf di Twitter, Facebook, dan Instragram sangat tinggi dan mendominasi.

"Jokowi-Maruf mendominasi pembicaraan hingga 60% dibandingkan dengan paslon Prabowo-Sandi yang hanya 40%, kata Rizal di Jakarta, Jumat (7/12/2018)

Dominasi Jokowi atas Prabowo dalam aktivitas media sosial yang dipaparkan oleh Sasbuzz itu selaras dengan angka survei LSI Denny JA yang mencatat elektabilitas Jokowi-Ma'ruf 53,2% pada November 2018, sedangkan elektabilitas Prabowo-Sandi 31,2%.

Adapun, mesin Sasbuzz memiliki validitas tinggi, di mana hanya akun riil yang direkam mesin ini dan menyingkirkan aktivitas akun robot.

_Kedua,_ mesin Sasbuzz memantau pada pekan ini terjadi peningkatan jumlah pembicaraan 0,45 %. Peningkatan secara signifikan terjadi di Provinsi Jawa Barat dan Lampung.

"Terjadi lonjakan pembicaraan tentang Prabowo pada tanggal 2 Desember 2018 kemarin, tetapi masih tidak mampu melebihi total pembicaraan tentang Jokowi, dan berangsur-angsur turun kembali sampai dengan hari ini," kata Rizal.

_Ketiga,_ jumlah pembicaraan harian terbesar dipegang oleh Jokowi yang jauh lebih tinggi dibandingkan dengan Prabowo dan dua cawapres.

"Jumlah pembicaraan tentang Jokowi selama seminggu ini rata-rata 12.000-13.000 per hari, sementara untuk Prabowo ada di kisaran 5.000-6.000 per hari. Untuk pembicaraan kedua wakil presiden, total pembicaraan keduanya sangat minim, yaitu di bawah 5.000 per hari," jelasnya.

Keempat, dari sisi nada atau sentimen pembicaraan netizen, setiap calon rata-rata memiliki tone positif 75%-80% di mata netizen.

"Artinya, kampanye positif masih sangat mendominasi daripada kampanye negatif dari kedua kubu," terangnya.

Kelima, dari sisi konteks pembicaraan, dalam minggu ini, 10 konteks paling banyak dibicarakan netizen tentang Jokowi adalah seputar kinerja atau portofolio yang dilakukan oleh Jokowi seperti pemerintahan, pembangunan, infrastruktur, keislaman Jokowi yang cenderung positif.

"Hal ini juga bisa disimpulkan, banyaknya pembicaraan Jokowi tentang capaian pemerintahan dan pembangunan, karena didukung oleh aktivitas media sosial resmi Lembaga atau kementerian, tidak hanya partai atau kantung relawan saja," tuturnya.

Pada sisi konteks pembicaraan terkait Prabowo, 10 konteks paling banyak dibicarakan netizen tentang Prabowo banyak membicarakan seputar relasi kampanye emak-emak dengan Prabowo dan reuni 212. Hanya saja, tone sentimennya bercampur dengan sentimen negatif. Misalkan dalam konteks: TV lokal; menerapkan sistem diktator, dll.

Di sisi Maruf Amin, konteks pembicaraan yang mendominasi, yaitu seputar Islam, NU, dan ulama, dengan sentimen konteks positif.

Terkait Sandiaga Uno, konteks pembicaraan minggu ini juga masih terkait dengan reuni 212, dan penjualan saham Sandiaga, dan juga pemberitaan Sandiaga tentang jurus Nabi Yusuf.

_Keenam,_ dinamika hashtag tertinggi yang paling banyak dibicarakan oleh netizen pada minggu ini adalah #andainikahaknku10M. Hashtag ini terkait dengan peristiwa pernikahan Crazy Rich Surabaya.

Pada posisi kedua, ketiga, keempat dan kelima terbesar diduduki oleh #reuniakbar212dimonas, #01indonesiamaju, #reuniakbar212, #bocimijokowibikinhepi

"Tampak terjadi 'perang' hashtag antara 2 kubu, yang saling menyalip pada 5 posisi hashtag teratas. Amatan kami mengatakan bahwa ada kegiatan 'peredaman' hashtag tentang 212 mencapai posisi puncak pembicaraan, pergerakan hashtag itu ditutupi dengan hashtag #andainikahaknku10M yang volume pembicaraannya mencapai angka yang sangat jauh terpaut dengan hashtag #reuniakbar212dimonas, yaitu 27.000 vs 16.000," ungkap Rizal

Namun, secara umum hashtag-hashtag positif yang terkait Jokowi-Ma'ruf Amin masih mendominasi trending terbesar. [rok]

#Jokowi
BERITA TERKAIT
Jokowi Klaim Peduli Pasar Rakyat
Jokowi Tagih Perkembangan Pembangunan KEK Batam
4 Tahun Jokowi Bangun Internet Cepat & Dukung UMKM
Figur Sandiaga Moncer, Diadang Tagar #SandiwaraUno
Jokowi Sebut Satpam Diperlukan Bantu Polisi
Jokowi: Pekerjaan Satpam Mulia Jaga Kamtibmas
Jokowi: Jadi Satpam Bukan Sebatas Pengamanan Saja

ke atas