EKONOMI

Jumat, 07 Desember 2018 | 16:59 WIB

Akhir Tahun, Kurs Rupiah Letoi Rp14.500-Rp14.700

Indra Hendriana
Akhir Tahun, Kurs Rupiah Letoi Rp14.500-Rp14.700
(Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Nilai tukar rupiah terhadap US$ sempat menguat, namun kembali terkapar. Hingga menjadi yang terlemah di Asia. Akhir tahun diprediksi terus melemah.

Ekonom Indef, Bhima Arya Yudhistira menyebut, pelemahan itu dipengaruhi beberapa faktor. Salah satunya adalah faktor ekternal, yakni perang dagang antara China dan AS.

Pelemahan rupiah ini dipengaruhi faktor perang dagang AS China paska CFO Huawei perusahaan digital China ditangkap oleh otoritas Kanada, kata Bhima dalam pesan singkat, Jakarta, Jumat (7/12/2018).

Selain itu, para pelaku pasar menunggu keputusan rapat The Fed pada 19 Desember 2018. Apakah Fed akan agresif atau justru dovish dalam kebijakan bunga acuan. Spekulasi ini membuat investor menahan diri masuk ke Indonesia, kata dia.

Sementara dari dalam negeri, kata Bhima, adalah jelang akhir tahun aktivitas di pasar modal tidak tinggi. Banyak pelaku pasar yang melakukan aksi profit taking dengan jual saham. Outlooknya sampai akhir tahun rupiah bergerak di 14.500-14.700, kata dia. [ipe]

#Kurs #NilaiTukar #Indef
BERITA TERKAIT
(Jelang Debat Capres) Kepastian Hukum Masih Rendah, Investor Ogah
(Jelang Debat Capres) Indef Sarankan Fokus Kesejahteraan Petani
Bagasi Berbayar, Menteri Jokowi Hanya Bisa Diam
Bagasi Berbayar, Imbas Bisnis Penerbangan Mahal
Ekonom Senior: Paruh Pertama Investasi Bakal Sepi
Diganduli 7 Masalah Ekonomi, Jokowi Sulit Menang?
Catatan Kritis Rizal Ramli, Jokowi Lupakan Janji

ke atas