NASIONAL

Jumat, 07 Desember 2018 | 20:02 WIB

KPK Pelajari Putusan Zumi Soal Anggota DPRD Jambi

Ivan Setyadi
KPK Pelajari Putusan Zumi Soal Anggota DPRD Jambi
(Foto: inilahcom/Agus Priatna)

INILAHCOM, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan bakal mempelajari putusan Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Jakarta terhadap Gubernur nonaktif Jambi Zumi Zola.

Termasuk mengenai aliran dana dari Zumi Zola kepada 53 anggota DPRD Jambi untuk ketok palu Rancangan Peraturan Daerah Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (Raperda APBD) Jambi tahun anggaran 2017-2018.

"Fakta-fakta yang muncul di persidangan sampai nanti jika memang ada bukti yang jauh lebih kuat ada pengembangan perkara itu sangat dimungkinkan," kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah kepada wartawan, Jumat (7/12/2018).

Febri mencontohkan kasus korupsi berjamaah di DPRD Sumatera Utara. Kasus korupsi itu bermula dari pengembangan kasus dugaan suap kepada Hakim PTUN Medan yang salah satunya menjerat Gubernur Sumatera Utara saat itu, Gatot Pujo Nugroho.

Untuk itu, Febri memastikan KPK bakal terus mengusut dan mengembangkan setiap perkara dan menjerat pihak-pihak yang terlibat selama ditemukan bukti permulaan yang cukup, termasuk mengenai adanya dugaan korupsi masal di DPRD Jambi.

"Jaksa akan melakukan analisis dan menyampaikan laporan pada pimpinan setelah itu baru kita pertimbangakn untuk pengembangan perkara pada pelaku yang lain. Tapi yang pasti kalau buktinya kuat pasti akan ditindaklanjuti," tegasnya.

Diketahui, Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Jakarta menjatuhkan hukuman 6 tahun pidana penjara dan denda sebesar Rp500 juta subsidair 3 bulan kurungan terhadap Gubernur nonaktif Jambi, Zumi Zola.

Selain hukuman penjara, Hakim juga menjatuhkan pidana tambahan berupa pencabutan hak politik terhadap politikus PAN tersebut. Majelis Hakim mencabut hak Zumi Zola untuk dipilih dalam jabatan publik selama 5 tahun setelah menjalani pidana pokok.

Majelis Hakim menyatakan Zumi Zola terbukti telah menerima gratifikasi sekitar Rp44 miliar dan satu unit mobil Alphard. Selain itu, Hakim menyatakan Zumi Zola terbukti menyuap 53 anggota DPRD Jambi sebesar Rp16,34 miliar untuk memuluskan ketok palu Rancangan Peraturan Daerah Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (Raperda APBD) Jambi tahun anggaran 2017-2018.[jat]

#KPK #ZumiZola
BERITA TERKAIT
Penyuap Bupati Pakpak Bharat jadi Tersangka
Suap Wali Kota Pasuruan, KPK Periksa Pejabat PUPR
KPK Periksa 2 Hakim PN Jaksel Sebagai Tersangka
Usai Serahkan Diri, Ipar Bupati Cianjur Ditahan
MA Potong Hukuman Nur Alam, KPK Syok
Kakak Ipar Bupati Cianjur Menyerahkan Diri ke KPK
Petinggi Lippo Billy Sindoro Segera Disidang

ke atas