TEKNOLOGI

Selasa, 18 Desember 2018 | 05:05 WIB

Revolusi Triple Kamera Huawei Mate 20 Series

Revolusi Triple Kamera Huawei Mate 20 Series
(ist)

INILAHCOM, Jakarta - Setelah membuat menghentak dengan sistem triple camera Leica bertenaga Artificial Intelligence (AI) pada P20 Pro, kini Huawei kembali mengguncang dengan kehadiran Mate 20 Series.

Triple camera pada Mate 20 Series masih digarap bersama Leica dan masih ditenagai AI. Tetapi hal penting yang membedakannya dari P20 Pro adalah susunannya yang unik serta fitur-fitur canggih yang dikembangkan khusus untuk Mate 20 Series.

Lini smartphone yang terdiri dari Mate 20, Mate 20 Pro, Mate 20 X, dan Mate 20 RS Porsche Design ini resmi diperkenalkan secara global di London, Inggris, pada 16 Oktober lalu, dan bakal diluncurkan di Indonesia pada 19 Desember mendatang.

Baca juga: Revolusi Desain Huawei Mate 20 Series

Triple camera pada Mate 20 Series disusun dalam formasi yang menarik. Huawei menyebutnya dengan istilah Matrix Camera. Tiga lensa dan satu flash disusun dalam formasi grid dua-dua atau disebut dengan desain 'All in One'. Desain ini terinspirasi dari lampu depan mobil balap klasik.

Formasi ini disusun di tengah bagian punggung Mate 20 Series dengan tampilan simetris. Dari jauh sudah bisa dikenali dengan baik dan memberikan kesan mewah dan canggih bagi para penggunanya, yang menyasar kaum pebisnis, profesional, fotografer, dan pengguna umum yang sangat memahami teknologi.

"Triple camera dari Leica ini menghadirkan paket paling lengkap ketimbang yang bisa ditawarkan oleh vendor smartphone premium lain," kata Lo Khing Seng, Deputy Country Director Huawei Device Indonesia, dalam keterangan tertulisnya kepada INILAHCOM.

Untuk Mate 20 Pro, Mate 20 X, dan Mate 20 RS Porsche Design, hadir dengan lensa wide angle (27mm, f/1.8) beresolusi 40MP, lensa ultra wide angle (16mm, f/2.2) resolusi 20MP, dan lensa telephoto (80mm, f/2.4) resolusi 8MP.

Tiap-tiap lensa hadir dengan panjang fokus yang berbeda-beda, supaya pengguna punya lebih banyak kebebasan untuk merekam momentum terbaik dalam hidup mereka. Tak hanya lebih lebar, tapi juga lebih dekat berkat kemampuan makro yang bisa memotret pada jarak 2,5 cm dari obyek.

Baca juga: Huawei Siap Boyong Mate 20 Series ke Indonesia

Komposisi terbaik ini disebut lahir dari buah karya teknik yang luar biasa di pusat-pusat riset teknologi Huawei. Para ahli teknik Huawei tak hanya sukses mengatasi tantangan menanamkan modul kamera selengkap itu ke dalam tubuh smartphone yang langsing, tapi juga sekaligus membuatnya lebih tangguh.

Dengan sertifikasi IP68, smartphone ini bahkan aman dari tumpahan air dan debu.

Melihat Lebih Luas, Lebih Dekat, dan Lebih Terang

Keluhan bagi pengguna smartphone saat memotret selama ini adalah keterbatasan kameranya. Mereka butuh lensa dengan panjang fokus lebih pendek dari 24mm untuk menghadirkan angle lebar, lensa 50mm untuk merekam berbagai kisah penggunanya, lensa telephoto 85mm untuk menghadirkan efek bokeh maksimal, serta lensa 135mm dan selebihnya untuk memotret yang jauh.

Tapi Huawei hadir dengan solusi. Formasi kamera Mate 20 Series menampilkan lensa ultra wide angle yang setara dengan lensa kamera 16mm. Untuk zooming, Mate 20 Series mampu melakukan pembesaran lensa 3 kali untuk menghasilkan gambar setara lensa kamera 80mm, 5 kali hybrid zoom yang setara dengan lensa 135mm, dan pembesaran digital 10 kali yang setara dengan lensa 270mm.

Dengan kata lain, kamera Mate 20 Series menghadirkan performa pembesaran yang setara dengan lensa 16-270mm. Sedangkan untuk lensa ultra wide angle, Huawei memakai lensa Leica Vario-Summilux-H1.8-2.4/16-80 ASPH, yang dikombinasikan dengan kemampuan fokus yang cepat dan resolusi yang tinggi.

Dengan lensa ini, pengguna bisa memotret lansekap yang indah secara lebih luas dan memasukkan lebih banyak orang pada pemotretan bersama.

Fotografi makro dipakai untuk merekam segala sesuatu dengan lebih mendetail. Tapi kebanyakan smartphone hanya sanggup merekam pada jarak terdekat 7-8cm. Huawei memecahkan masalah itu dengan aperture yang lebih luas untuk membuat lensa bisa mendekat sampai 2,5cm dari obyek.

Sedangkan pada pemotretan yang membutuhkan eksposur yang lebih lama, macam pemotretan pada kondisi pencahayaan minimal, contohnya pada pemotretan malam hari, Mate 20 Series sudah dibekali dengan kemampuan tersebut.

Berkat kekuatan pemrosesan gambar pada chipset Kirin 980 dan lensa ultra wide angle, smartphone bisa merekam gambar yang lebih tajam dan terang meski pencahayaan minimal.

Mendadak Sutradara

Kebanyakan kamera smartphone hanya mampu memproduksi video berkualitas rendah. Tapi tidak dengan Mate 20 Series. Smartphone ini dibekali kemampuan merekam video berkualitas HD sehingga tak perlu pikir panjang untuk di-share di media sosial.

Adanya AI Cinema Mode yang hadir dengan lima filter, yakni AI Color, Background Blur, Fresh, Vintage, dan Suspense, membuat pengguna bisa merekam video tak ubahnya film layar lebar.

Fitur video menarik lainnya adalah Spotlight Reel, yang dapat diakses dari aplikasi Galeri. Fitur ini akan memindai library untuk mencari subjek yang dipilih oleh pengguna dan menghasilkan montase.

Tidak hanya bisa menggabungkan beberapa klip, fitur ini juga dapat menghilangkan rekaman yang tidak dibutuhkan. Cukup pilih siapa yang ingin ditampilkan.

Untuk informasi lebih lanjut, langsung saja sambangi tautan berikut.

#Huawei #Mate20 #Mate20Series
BERITA TERKAIT
Hasil Jepretan Smartphone 4 Kamera Huawei P30 Pro?
Huawei P30 Siap Meluncur 26 Maret 2019 di Paris
Huawei Jadi Pembeli Chip Terbesar Ke-3 di Dunia
Huawei Bocorkan Jadwal Perilisan P30
Iklan Casing Bocorkan Wujud Huawei P30 dan P30 Pro
Valentine's Day, Huawei Beri Promo Tiga Smartphone
(Sambut Valentine's Day) Huawei Gelar Kompetisi Berhadiah Mate 20 Pro, Mau?

ke atas