NASIONAL

Rabu, 19 Desember 2018 | 09:01 WIB

Beredar Rekaman Suara Habib Bahar Sebelum Ditahan

Fadhly Zikry
Beredar Rekaman Suara Habib Bahar Sebelum Ditahan
Habib Bahar bin Smith (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Habib Bahar bin Smith resmi ditetapkan menjadi tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap anak dibawah umur. Habib Bahar kemudian juga ditahan di Polda Jawa Barat.

Usai ditahan di Polda Jawa Barat, beredar rekaman suara Habib Bahar, Rabu (19/12/2018). Rekaman tersebut ditujukan kepada Habib Hanif Abdurrahman Alatos. Didalam rekaman tersebut bersisi tentang penjelasan Habib Bahar tentang kasus dugaan penganiayaan tersebut, salah satunya yaitu menyebutkan membela martabat para habaib karena adanya habib-habib palsu.

Masih didalam rekaman berdurasi 05.51 menit itu, Habib Bahar juga sudah memprediksi, bahwa dirinya akan ditahan jika tidak keluar dari Polda Jawa Barat dalam menjalani pemeriksaan sebagai saksi terkait kasus tersebut.

Berikut isi transkrip rekaman Habib Bahar yang beredar tersebut:

Assalamu'alaikum Warrohmatullahi Wabarakatu. Akhina Habib Hanif Abbdurrahman Alatos, sampaikan kepada umat, andaikan hari ini (Selasa (18/12) ana tidak keluar dari Polda Jawa Barat, berarti ana sudah ditahan.

(Membacakan hadits rosul) "Barang siapa yang bernasab kepada selain bapaknya, maka dia dilaknat. Barang siapa yang mengakui orang lain sebagai bapaknya, dan mengakui orang lain sebagai nasabnya, maka sorga baginya diharamkan. Dan dalam riwayat lain, dia telah kafir kepada Allah SWT,"

Saya ditangkap, dipenjara, saya bukan teroris, saya bukan penjahat, saya bukan kriminal, saya bukan bandar narkoba, saya bukan koruptor, saya bukan penjilat, saya bukan penjahat, tapi saya ditangkap, dipenjara, karena menjaga kemurnian kesucian, nasab para habaib, para alawiyin, yang dimana saya bertanggung jawab atas apa-apa yang dilakukan murid saya, karena ketidakrelaan atas adanya habib-habib palsu atau habib gadungan.

Jikalau polisi saja tidak terima apabila ada polisi palsu, polisi gadungan, tentara saja tidak terima apabila ada tentara palsu, tentara gadungan. Padahal polisi dan tentara adalah jabatan profesi pangkat, yang sifatnya akan hilang. Sedangkan garis keturunan adalah zat yang tidak akan hilang, maka bagaimana mungkin kami tidak marah, apabila ada orang-orang yang mengaku bagian daripada kami.

Saya ditangkap, saya dipenjara karena menjaga nasab habaib, menjaga kemurnian kesucian nabi Muhammad SAW, agar nasab para habaib selalu terjaga, dan agara selalu menjaga syarifah, dan jikalau ada habib-habib palsu, maka mereka akan menikahhi para syarifah sedangkan syarifah tidak boleh menikah kecuali dari golongan kita. Karena kita ahlul bait memiliki ijtihad tersendiri dalam pernikahan.

Karenanya akhina Al Habib bin Abdurrahman Alatos, kalau antum mendengar kabar ana ditangkap dan dipenjara karena kasus ini, maka sampaikan pada umat, bahwasanya, mereka rezim penguasa tidak bisa menjatuhkan ana dengan gunung, maka mereka akan menjatuhkan dengan kerikil. Oleh karenannya al fakir mengharapkan akhina Habib Abdurrahman Alatos sampaikan ini kepada umat, InsyaAllah umat panjangkan umur antum, amin. Wassalamu'alaikum Warrohmatullahi Wabarakatu. [fad]

#HabibBahar #Ditahan #PoldaJawaBarat
BERITA TERKAIT
Meski Dihukum, Habib Bahar Tegaskan Tidak Kapok
KPK Pastikan Tetap Usut Kasus Garuda
Bentrok di Mesuji, Polisi Belum Tetapkan Tersangka
Kekeringan, 5 Desa di Temanggung Butuh Air Bersih
KPK Telusuri Sumber Uang Gubernur Kepri
Pertemuan Prabowo-Mega Bagi-bagi Kursi?
Gempa 4,9 Magnitudo Guncang Bali

kembali ke atas