EKONOMI

Kamis, 27 Desember 2018 | 17:25 WIB
(Refleksi Akhir Tahun)

Ryamizard Bangun 241.441 Rumah untuk Prajurit

Ryamizard Bangun 241.441 Rumah untuk Prajurit
Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Komitmen Kementerian Pertahanan (Kemenhan) dalam meningkatkan kesejahteraan prajurit, bolehlah diacungi jempol.

Kepada wartawan di Jakarta, Kamis (27/12/2018), Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu menyebut 241.441 unit rumah negara dibangun khusus untuk prajurit. "Selain itu, dalam membangun TNI yang profesional, unjtuk pemenuhan kekuatan pokok minimum (Minimum Essential Force/MEF), hingga 2028 mencapai 61,8 persen. TNI juga telah dilengkapi dengan berbagai jenis alutsista (alat utama sistem senjata) terbaru untuk semua matra," papar Ryamizard.

Terkait serapan anggaran Kemenhan dan TNI tahun anggaran 2018, Ryamizard menerangkan, hingga 26 Desember 2018, mencapai 81,03%. "Data dari Ditjen Perbendaharaan Kementerian Keuangan menunjukkan Kemenhan menempati urutan ke 52 dari 86 kementerian dan lembaga dalam peringkat realisasi belanja kementerian atau lembaga," papar Ryamizard.

Masih kata Ryamizard, pada November 2018, Kemenhan sukses menggelar pameran industri pertahanan terbesar se-Asia Tenggara bertajuk Indo Defance Expo dan Forum 2018. Kemenhan juga memperoleh Anugerah Predikat Kapatuhan Tinggi 2018 kategori kementerian dari Ombudsman RI.

Selain itu, kata Ryamizard, Kemenhan berhasil membangun Jalan Inspeksi dan Patroli Perbatasan (JIPP) dan Jalan Administrasu (JA) di Kalimantan sepanjang 999,5 kilometer. Capaian ini merupakan implementasi dari program pengamanan perbatasan. Selain itu, setiap sarana dan prasarana di perbatasan darat sudah dilengkapi dengan Pospamtas, Border Sign Post (BSP) dan pilar perbatasan.

Sedangkan untuk program perdamaian dunia, lanjutnya, Kemenhan mengambil inisiatif melalui penguatan kerja sama 6 negara ASEAN yaitu kerjasama Our Eyes. Sampai tahun ini, Indonesia telah mengirimkan 3.774 orang Pasukan Perdamaian Dunia PBB.

"Dalam program industri pertahanan dalam negeri yang kuat mandiri dan berdaya saing sebagian produk alutsista neheri telah memiliki kualitas dan performa yang handal. Beberapa alutsista terbaru buatan dalam negeei telah memperkut jajaran TNI," terangnya.

Untuk program Pembinaan Kesadarn Bela Negara (PKBN), kata Ryamizard, kemenhan berhasil mencetak 83,4 juta orang kader Bela Negara dari target 100 juta sampai 2024. "Antusiasme masyarakat dalam kegiatan bela negara sangat tinggi dan ini menjadi tantangan bagi Kemenhan untuk meningkatkan perangkat pendukung pembinaan bela negara," paparnya. [tar]

#Kemenhan #RumahPrajurit #SerapanAnggaran
BERITA TERKAIT
Produksi Minyak Pertamina Molor Tahun Depan
Pasca Gempa, 99% Listrik Halmahera Pulih
Naik Go-Car di Lindungi Asuransi Sampai Rp60 Juta
Kemendes Gelar Workshop Tangani Konflik Sosial
Dua Bulan ke Depan, Premium dan Solar Tidak Naik
PLN Target Tingkatkan Rasio Elektrifikasi Maluku
Melalui FTN TWA, KLHK Ajak Warga Berwisata di Alam

kembali ke atas