EKONOMI

Rabu, 02 Januari 2019 | 01:29 WIB

Serapan Anggaran Kementerian ESDM Belum Mampu 100%

Serapan Anggaran Kementerian ESDM Belum Mampu 100%
Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM, Ego Syahrial (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), mencatat, serapan anggaran 2018 hampir 90%. Jadi belum genap 90% apalagi mendekati sempurna 100%.

Di mana, Anggaran Kementerian ESDM pada 2018, mayoritas direalisasikan untuk infrastruktur, atau program yang manfaatnya dirasakan langsung oleh rakyat. "Termasuk memberikan akses energi kepada masyarakat yang sebelumnya belum merasakan kehadiran energi sama sekali," kata Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM, Ego Syahrial di Jakarta, Selasa (1/1/2018).

Dia mengungkapkan, sebanyak 54% anggaran Kementerian ESDM pada 2018, dibelanjakan untuk belanja publik fisik untuk program yang menyasar langsung kepada rakyat kecil.

"Pelaksanaan anggaran Kementerian ESDM membaik secara kuantitas maupun kualitas. Belanja untuk infrastruktur atau publik fisik sebesar 54 persen atau sekitar Rp3,6 triliun untuk program dan kegiatan yang diperlukan masyarakat," paparnya.

"Seperti untuk jaringan gas kota, konversi minyak tanah ke LPG, konverter kit untuk nelayan kecil, Penerangan Jalan Umum (PJU), Lampu Tenaga Surya Hemat Energi (LTSHE) untuk masyarakat di daerah pelosok, juga Sumur Bor untuk daerah yang sulit air," tambah Ego.

Anggaran yang pro-rakyat ini juga diikuti capaian realisasi penyerapan yang semakin membaik. "Dalam 10 tahun terakhir sejak 2009. "Baru kali ini penyerapan anggarannya telah mencapai di atas 87 persen, dari total anggaran Rp 6,6 triliun," lanjut Ego.

Tak hanya itu, apresiasi juga disampaikan Sekjen ESDM kepada seluruh unit kerja atas capaian-capaian strategis yang merupakan cerminan tata kelola dan transpasrasi. Diantaranya penghargaan dari KPK atas Laporan Hasil Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Kementerian ESDM yang mencapai 100%.

Dan, Kementerian ESDM menjadi penghasil PNBP terbesar sekaligus sebagai pengelola Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) terbaik. "Tahun ini luar biasa, banyak pencapaian di akhir tahun ini, salah satunya realisasi penyerapan anggaran sangat membaik, yang diprioritaskan untuk program-program untuk rakyat. Jadi, APBN yang dari rakyat, benar-benar kembali ke rakyat," kata Ego. [tar]

#MenteriJonan #KESDM #SerapanAnggaran
BERITA TERKAIT
Masuk Radar Menteri ESDM, Kader PPP Bilang Siap
Izin Dicabut, Lahan Tanito Harum Kembali ke Negara
Jonan Laporkan Blok Masela, Jokowi Langsung Girang
Jonan: Subsidi LPG Rata-rata Rp3 Triliun Per Bulan
Subsidi Cuman Rp1.000, Solar Bisa Naik Tahun Depan
Nasib Divestasi 20%, KESDM Panggil Vale Akhir Juli
Perang Dingin, DEN Usulkan Jokowi Copot Jonan

kembali ke atas