TEKNOLOGI

Senin, 07 Januari 2019 | 20:20 WIB

Tim Ilmuwan Mampu Deteksi Alzheimer Sejak Dini

Ibnu Naufal
Tim Ilmuwan Mampu Deteksi Alzheimer Sejak Dini
(ilustrasi)

INILAHCOM, San Francisco - Alzheimer termasuk penyakit yang paling ditakuti oleh masyarakat karena bisa membuatnya kehilangan memori dan pikiran. Tapi dengan penggunaan AI di bidang medis tampaknya memainkan peran besar dalam mendeteksi penyakit ini.

Ubergizmo melansir, kini para peneliti di UC San Francisco telah berhasil mengembangkan sistem AI yang benar-benar dapat mendeteksi Alzheimer pada pasien enam tahun sebelum diagnosis sebenarnya dibuat.

Menurut Jae Ho Sohn, seorang peneliti di belakang proyek ini, salah satu kesulitan dengan penyakit Alzheimer adalah bahwa pada saat semua gejala klinis terwujud dan kita dapat membuat diagnosis pasti, terlalu banyak neuron yang mati, sehingga pada dasarnya tidak dapat dibalikkan.

Inilah sebabnya mengapa AI dikembangkan untuk membantu mendeteksi penyakit pada tahap yang sangat dini," ujarnya.

Untuk melatih AI, para peneliti mengisinya dengan PET scan dari Alzheimer's Disease Neuroimaging Initiative (ADNI). Dataset ini berisi pemindaian dari pasien yang akhirnya didiagnosis dengan Alzheimer, gangguan kognitif ringan, atau tidak ada gangguan.

Tampaknya pada akhirnya sistem berhasil belajar sendiri mana fitur yang dianggap penting ketika datang untuk mendiagnosis penyakit.

Tes awal terbukti cukup sukses, tetapi lebih banyak pengujian dan kalibrasi masih perlu dilakukan, jadi mungkin perlu beberapa saat sebelum kita melihatnya mulai digunakan di rumah sakit.

#Alzheimer
BERITA TERKAIT
Beberapa Fitur Baru Samsung Galaxy S10 Terungkap
Skor Kamera Huawei Mate 20 Pro Imbangi P20 Pro
Facebook Perkenalkan Fitur Petisi Online
Seperti Ini Speaker Bluetooth Portabel, Lenovo 700
Brand Lampu Opple Fokus Garap Pasar Indonesia
Cokelat KitKat Umumkan Rasa 'Gunung Berapi'
Robot Pengatur Lalu-lintas Beroperasi di India

ke atas