EKONOMI

Rabu, 09 Januari 2019 | 18:09 WIB

Saweran PNBP Minerba Oke, Bambang Gatot Sumringah

Indra Hendriana
Saweran PNBP Minerba Oke, Bambang Gatot Sumringah
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat, Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) sektor pertambangan mineral dan batubara (minerba) 2018, melampaui target.

Dalam Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2018, target PNPB ditetapkan Rp32,1 triliun. Nah, realisasinya Rp50 triliun, jauh di atas target. "PNBP saya kira ini jadi berita, dari target Rp 32,1 triliun jadi Rp 50 triliun," kata Direktur Jenderal Minera dan Batubara Kementerian ESDM Bambang Gatot di Kantor Direktorat Jenderal Minerba, Kementerian ESDM, Jakarta, Rabu (9/1/2018).

Ke depan, kata Bambang, Kementerian ESDM akan terus menaikan PNBP tersebut. Dia pun optimis target PNBP 2019 sebesar Rp40 triliun tercapai seperti yang terjadi pada 2018. Apalagi setelah E-PNBP diterapkan. "Dengan ada E-PNBP akan llebih banyak. Target kita Rp 40 triliun mudah-mudahan tercapai," ujarnya.

Bambang mengungkapkan, pencapaian PNBP sektor minerba tahun lalu menandakan semakin meningkatnya kepatuhan perusahaan memenuhi kewajibanya. Selain itu, juga hara komoditas tambang yang baik pada 2018.

"Harga masih tingi itu mudah-mudah menjadikan kita menolong perusahaan mencapai targetnya," tandasnya. Adapun porsi pencapaian PNBP 2018 Rp50 triliun terdiri dari, royalti Rp29,8 triliun, penjualan hasi tambang Rp19,3 triiun, iuran tetap Rp0,5 triliun dan jasa informasi Rp0,4 triliun.[ipe]

#MenteriJonan #PNBP #Minerba #APBN2018
BERITA TERKAIT
Setoran PNBP Kurang, Ini Sanksi dari KESDM
Setahun Jonan Cuman Mampu Bangun 100 Ribu Jargas
KESDM: Di Kawasan Freeport Banyak Tambang Ilegal
Jonan Janjikan Lifting Migas 2019 tak Gagal Target
Jonan Sebut, Pasokan Gas untuk Jawa Timur Ditambah
Divestasi 5 Tambang Minerba Bakal Seperti Freeport
Masih Hitung Nilai Investasi, Blok Masela Lamban

ke atas