NASIONAL

Rabu, 09 Januari 2019 | 22:13 WIB

DPR Pertanyakan Alasan Polri SP3 Kasus Gunawan

Ahmad Farhan Faris
DPR Pertanyakan Alasan Polri SP3 Kasus Gunawan
Anggota Komisi III DPR RI, Masinton Pasaribu (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Direktorat Tindak Pidana Khusus Bareskrim Polri telah mengeluarkan Surat Penghentian Penyelidikan Perkara (SP3) kasus dugaan penggelapan dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dengan terlapor Gunawan Jusuf.

Anggota Komisi III DPR RI, Masinton Pasaribu mengatakan sebagai mitra kerja Polri tentu Komisi III akan mempertanyakan alasan penghentian kasus tersebut kepada Kabareskrim Polri dalam rapat.

"Apa alasan penerbitan SP3 itu. Perkaranya harus digelar transparan karena sudah menjadi perhatian publik," kata Masinton di Jakarta, Rabu (9/1/2019).

Kemudian, Masinton menyarankan kepada pihak yang dirugikan dalam perkara ini karena kasusnya dihentikan oleh penyidik Bareskrim Polri. Maka, yang bersangkutan bisa mengambil langkah hukum lain seperti mengajukan gugatan praperadilan.

"Itu bisa sebagai mekanisme kontrol sudah benarkah tahapan gelar perkara yang dilakukan Bareskrim dalam terbitnya SP3 dalam kasus Gunawan Jusuf ini," tandasnya.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo mengklaim penghentian kasus Gunawan Jusuf sudah sesuai dengan petujuk dari jaksa dan hasil gelar perkara.

"Sudah sebelum natal (25 Desember 2018) mas SP3 nya, petunjuk dari Kejaksaan seperti itu," katanya.

Untuk diketahui, berdasarkan surat Direktur Tipideksus tertanggal 14 Desember 2018 kepada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum disebutkan bahwa penyidikan terhadap perkara itu dihentikan demi hukum.

Surat bernomor B/279B/XII/RES.2.3/2018/Dit Tipidesksus itu juga memuat alasan penghentian penyidikan adalah karena Nebis in idem dan Kedaluarsa.

#Polri #GunawanJusuf
BERITA TERKAIT
Satgas Mafia Bola Periksa Vigit Waluyo di Surabaya
Kapolda Metro Jaya Dipegang Irjen Gatot Edy
Mutasi Polri, Kabareskrim Dijabat Irjen Idham Azis
Polri Kawal Ketat Pegawai Percetakan Surat Suara
Teror Pimpinan KPK, Polri Gandeng Inafis Inggris
Kata Polri Soal Iwan Bule dan Serangan ke Novel
Polri: Hoax Dimulai dari Grup WhatsApp!

ke atas