EKONOMI

Jumat, 11 Januari 2019 | 07:09 WIB

Tahun Politik, Jokowi (Mendadak) Hobi Jajan Pasar

Tahun Politik, Jokowi (Mendadak) Hobi Jajan Pasar
Presiden Joko Widodo (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Ketika Pilpres semakin dekat, Presiden Joko Widodo yang menjadi capres petahana punya hobi baru ketika berkunjung ke pasar. Apa itu?

Kalau dulu, Jokowi sangat dikenal dengan aksi blusukan, kini mulai menjalani hobi baru. Yakni memborong dagangan ibu-ibu. Hal itu tercermin ketika dirinya menyambangi Lapangan Sepak Bola Gongseng, Jakarta Timur, Kamis (10/1/2019).

Jokowi langsung memborong dagangan para emak-emak yang menjadi penerima layanan program Mekaar binaan PNM. Yang diborong Jokowi bermacam-macam penganan wong cilik, mulai peyek, cilok, serta jajanan pasar.

Menjelang acara rampung, Jokowi menyempatkan untuk melongok usaha para ibu penerima program Mekaar. Dirinya rela berkeliling dari meja ke meha, meninjau produk usaha super mikro yang dijajakan para ibu rumah tangga tersebut.

Jokowi didampingi Mensos Agus Gumiwang, Mensesneg Pratikno, Gubernur DKI Anies Baswedan, dan Kepala Bekraf Triawan Munaf tampak berbelanja sejumlah jajanan dari para ibu tersebut meliputi peyek, kerupuk, cilok, dan jajanan lain.

Saat ditanya wartawan, Jokowi menunjukkan cilok yang dibelinya. Dan menyebut semua jajanan yang dibelinya untuk dimakan bersama keluarga. "Keluarga kita kan besar sekali kalau saya hanya berdua tapi Paspampresnya di rumah ada 90 orang," katanya.

Ibu-ibu yang dagangannya diborong tampak sangat antusias bahkan ada yang mengangkat uang pembayaran dari Presiden ke atas tinggi-tinggi saking bahagianya.

Pada kesempatan itu juga Presiden berpesan agar para ibu penerima program Mekaar terus meningkatkan skala usahanya.Mekaar memberikan layanan bagi wanita prasejahtera yang tidak memiliki modal untuk membuka usaha maupun modal untuk mengembangkan usaha mereka.

Mekaar memberikan peminjaman modal serta penanaman nilai penting bagi setiap nasabah untuk jujur dalam melakukan usahanya, disiplin dalam kehadiran disetiap pertemuan dengan kelompok dan juga mengangsur pinjaman serta kerja keras untuk terus mengembangkan usahanya.

Para ibu di Gongseng mendapatkan pinjaman dari program Mekaar rata-rata Rp2 juta-Rp3 juta per orang. "Kita harapkan setelah mendapatkan program Mekaar ya berkembang misal yang dulunya jualan nasi uduk sekarang tambah jualan ini tahu namanya? Jualan cilok, yang dulu jualan cilok bisa buka warung yang lebih gede karena memang ada tambahan modal dari program Mekaar," katanya. [tar]

#TahunPolitik #PresidenJokowi #JajanPasar
BERITA TERKAIT
Neraca Dagang Pecah Rekor, Era Jokowi Gemar Impor
Utang Jadi Bom Waktu Presiden 2019-2024
Masuk Tahun Politik Musimnya...KUR...KUR...
Tes Integrasi Izin Usaha, Jokowi Rencanakan Ini
Hadiri Silatnas GoJek, Jokowi Puji Kesejahteraan
Klimaks Daya Beli Loyo, Jangan Buat Aturan Gaduh
Tahun Politik, Bos OJK Ramal Industri Keuangan Top

ke atas