PASAR MODAL

Jumat, 11 Januari 2019 | 06:43 WIB

Inilah Saham Pilihan Jumat (11/1/2019)

Wahid Ma'ruf
Inilah Saham Pilihan Jumat (11/1/2019)
(Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - IHSG berpotensi mengalami konsolidasi di atas sebelum breakout ke 6.350-6.420. Namun, setelah konsolidasi selesai seharusnya momentum kembali untuk mendongrak IHSG ke breakout target di 6.350-6.420.

"Kami melihat secara teknikal IHSG mulai terkonsolidasi di atas untuk meredakan keadaan jenuh beli di indicator stochastic dan RSI harian, sesuatu yg lazim dalam trend naik yang cukup kuat," tulis analis senior KGI Sekuritas, Yuganur Wijanarko, Kamis (10/1/2019).

Untuk hari ini level support 6.220-6.150-6.100-6.040-5.970-5.850. Sedangkan level resistance 6.350-6.420-6.450-6.550.

Sedangkan saham pilihan hari ini antara lain PGAS, SMGR, TLKM & HMSP. Untuk saham Perusahaan Gas (PGAS) dengan profit taking target di Rp.2.490-2.590-2.720. Sedangkan entry (1) Rp.2.290, Entry (2) Rp.2.250. Sementara untuk cut loss point: Rp.2.210.

Ada saham Semen Gresik (SMGR) dengan Profit taking target Rp.11.775-11.975. Untuk entry (1) Rp.11.425, Entry (2) Rp.11.325 serta Cut loss point: Rp.11.100. Saham Telekomunikasi (TLKM) dengan profit taking target Rp.3.890-3.990-4.150. Untuk entry (1) Rp.3.720, Entry (2) Rp.3.670 dan Cut loss point di Rp.3.610.

Saham HM Sampoerna (HMSP) dengan profit taking target: Rp.4.020-4.170 dan entry (1) Rp.3.820, Entry (2) Rp.3.780 serta cut loss point Rp.3.690.

Pada penutupan perdagangan Kamis (10/1/2019), IHSG mampu menguat 0,9% ke 6.328,71. Indeks bisa keluar dari fase mendatar untuk melonjak di akhir perdagangan.

Bahkan indeks sempat menyentuh level pembukaan di 6.272,23. Namun bisa memantul ke atas menjauhi area negatif. Indeks mendapat dukungan dari 217 saham menguat. Namun 219 saham mengalami pelemahan dan 125 saham tidak mengalami perubahan.

Volume perdagangan mencapai 15,5 miliar saham senilai Rp10,7 triliun dengan transaksi sebanyak 537.555 kali. Pembelian asing mencapai Rp4,1 triliun. Penjualan asing senilai Rp3,3 triliun. Jadi perdagangan mengalami net foreign buy sebesar Rp771,9 miliar.

Indeks LQ45 naik 1,2%, IDX30 naik 1,3%, indeks JII menguat 1,4%, indeks ISSI naik 1%, indeks SMInfra18 naik 1,4%. Untuk saham sektor konsumer yang bangkit 1,9% memimpin penguatan diikuti saham sektor industri dasar yang naik 1,7%, saham sektor manufaktur naik 1,6%. Pelemahan hanya terjadi pada saham perkebunan 0,3%.

#BursaSaham #Dolar #IHSG #TrumpEffect
BERITA TERKAIT
Wall Street Berpotensi Positif
Bursa Jepang Masih Merah di Bursa Asia
IHSG Mampu Jaga Kenaikan 0,9% ke 6.470
Uber Akuisisi Perusahaan Transportasi di Dubai
Sesi I, IHSG Masih Bisa Naik 0,8% ke 6.468,83
CEO Stanchard: Tak Ada Tanda Resesi dari Eropa
Parlemen Inggris Coba Arahkan Solusi Brexit

ke atas