PASAR MODAL

Jumat, 11 Januari 2019 | 10:21 WIB

Jaga Likuiditas, LPKR Jual Rumah Sakit di Myanmar

Wahid Ma'ruf
Jaga Likuiditas, LPKR Jual Rumah Sakit di Myanmar
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) menjelaskan anak usahanya, PT Waluyo Graha Loka (WGL) menjual kepemilikan dan pengelolaan rumah sakit dan klinik di Myanmar kepada OHS dan OHA senilai US$19,5 juta.

Transaksi tersebut bertujuan untuk meningkatkan likuiditas perseroan. Aset yang ditransaksikan adalah usaha patungan Yoma Siloam Hospital Pun Hlaing Limited. Demikian mengutip keterbukaan informasi di BEI, Jumat (11/1/2019).

OHS atau Ouelh Healthcare Service (MM) Pte Ltd dan OHA atau Oelh Healthcare Assets (MM) Pte Ltd yang keduanya merupakan anak usaha perseroan melalui OUE Lippo Helathcare Limited. Demikian juga PT Waluyo Graha Lola (WGL) yang dimiliki secara tidak langsung oleh perseroan.

Ruang lingkup kegiatan bisnis LPKR adalah dalam bidang real estat, pengembangan perkotaan (urban development), pembebasan/pembelian, pengolahan, pematangan, pengurugan dan penggalian tanah; membangun sarana dan prasarana/infrastruktur; merencanakan, membangun, menyewakan, menjual, dan mengusahakan gedung-gedung, perumahan, perkantoran, perindustrian, perhotelan, rumah sakit, pusat perbelanjaan.

Selain itu bisnis pusat sarana olah raga dan sarana penunjang, termasuk tetapi tidak terbatas pada lapangan golf, klub-klub, restoran, tempat-tempat hiburan lain, laboratorium medik, apotik beserta fasilitasnya baik secara langsung maupun melalui penyertaan (investasi) ataupun pelepasan (divestasi) modal; menyediakan pengelolaan kawasan siap bangun, membangun jaringan prasarana lingkungan dan pengelolaannya, membangun dan mengelola fasilitas umum, serta jasa akomodasi.

Kegiatan utama LPKR adalah bergerak dalam bidang Residential & Urban Development, Large Scale Integrated Development, Retail Malls, Healthcare, Hospitality and Infrastructure, dan Property and Portfolio Management.

Lippo Karawaci memiliki anak usaha yang juga tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI), yakni Siloam International Hospitals Tbk (SILO) yang dimiliki secara tidak langsung melalui PT Megapratama Karya Persada. Selain itu, Lippo Karawaci Tbk menguasai secara tidak langsung 54,37% saham Lippo Cikarang Tbk (LPCK) dan; menguasai 4,92% secara langsung dan tidak langsung 52,36% saham Gowa Makassar Tourism Development Tbk (GMTD).

Pemegang saham yang memiliki 5% atau lebih saham Lippo Karawaci Tbk, antara lain Pacific Asia Holding Ltd (pengendali) (17,88%) dan PT Metropolis Propertindo Utama (5,25%).

#LPKR #LippoKarawaci
BERITA TERKAIT
Tahun Ini, Astra Agro Siapkan Capex Rp1,5 Triliun
Debat Capres Kedua, Ini Harapan Investor
China Yakin Bisa Capai Kesepakatan dengan AS
Pekan Ketiga, IHSG Masih di Jalur Positif
Harga Emas di Level Tertinggi Dua Pekan Terakhir
Tahun Lalu, Maybank Cetak Rekor Bertubi-Tubi
Inilah Pemicu Harga Tertinggi Harga Minyak Mentah

ke atas