PASAR MODAL

Jumat, 11 Januari 2019 | 13:54 WIB
(Kabar Baik Tahun Babi Tanah)

BEI Yakin Transaksi Harian Tembus Rp9 Triliun

M Fadil Djailani
BEI Yakin Transaksi Harian Tembus Rp9 Triliun
(Foto: Inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat kenaikan nilai transaksi pada minggu pertama 2019. Ini kenaikan signifikan dalam sepuluh tahun ke belakang. Kabar baik tahun 2019 yang bershio babi tanah.

Pasalnya, minggu pertama 2019 yang hanya tiga hari bursa tercatat nilai transaksi rata-rata mencapai Rp7,81 triliun. Menurut Direktur Pengembangan BEI, Hasan Fawzi, nilai transaksi rata-rata minggu pertama 2019 yang merupakan tertinggi dalam sepuluh tahun terakhir ini, sebagai dampak dari mulai terjadinya pendalaman pasar.

Tahun-tahun sebelumnya, pasar kita tidak sedalam tahun ini, supply kita sudah banyak dengan 620 emiten dan demand kita sudah capai 830 ribu investor. Disamping itu juga adanya penyelesaian transaksi dua hari, kata Hasan di Gedung BEI Jakarta, Jumat (11/1/2019).

Ia menerangkan, minggu pertama awal tahun selalu terjadi penurunan transaksi karena banyak pelaku pasar masih menikmati libur akhir tahun. Sehingga nilai transaksi harian minggu pertama selalu lebih rendah dibandingkan transaksi harian tahunan.

Tahun 2018, nilai transaksi harian minggu pertama hanya Rp6,68 triliun tapi nilai transaksi harian sepanjang tahun 2018 mencapai Rp8,5 triliun. Nah, kalau minggu pertama 2019 saja sudah Rp7,81 triliun, maka target (transaksi rata-rata harian 2019) sebesar Rp9 triliun dapat tercapai, kata dia.

Untuk diketahui, nilai transaksi minggu pertama 2018 sebesar Rp6,68 triliun, tahun 2017 Rp5,26 triliun, tahun 2016 sebesar Rp4,9 triliun, tahun 2014 sebesar Rp3,29 triliun, tahun 2013 sebesar Rp5,26 triliun, tahun 2012 sebesar Rp3,28 triliun, tahun 2011 sebesar Rp5,65 triliun, tahun 2010 sebesar Rp4,17 triliun dan pada 2009 sebesar Rp3,04 triliun.[ipe]

#TransaksiHarian #BEI
BERITA TERKAIT
Saham Pendatang Baru Periode Februari-Juni 2019
Pekan Ketiga 2019, Pasar Masih Merespon Positif
45 Perusahaan Siap Melantai di BEI untuk IPO
Mendekati Pemilu, Peminat IPO Tetap Tinggi
Debat I Pilpres, Yakinkan Pelaku Pasar
Harga IPO Rp103, Nusantara Properti Raup Rp206 M
Kembali Diperdagangkan, ARTA Jadi Top Losser

ke atas