EKONOMI

Sabtu, 12 Januari 2019 | 04:19 WIB

Keputusan OJK Soal DP 0% Diremehin Menko Darmin

Keputusan OJK Soal DP 0% Diremehin Menko Darmin
Menko Perekonomian Darmin Nasution (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Menko Perekonomian Darmin Nasution menyebut kebijakan OJK menolkan uang muka kendaraan bermotor bukan memperkuat daya beli.

"Ini menambah jenis pembiayaan. Itu saja, karena skema lembaga pembiayaan beda dengan bank," kata Darmin di Jakarta, Jumat (11/1/2019).

Darmin mengatakan, tidak ada yang sepenuhnya baru dari kebijakan ini. Karena sudah banyak perusahaan multifinance yang memberikan uang muka nol persen bagi konsumen yang ingin kredit mobil maupun motor.

Untuk itu, Darmin tidak terlalu meyakini bahwa keputusan uang muka 0% dapat mendorong pertumbuhan konsumsi masyarakat. "Selama ini kredit melalui lembaga 'finance' itu juga sudah banyak yang tidak pakai DP. Dari dulu sudah ada, sehingga dampaknya tidak banyak," ujar Darmin.

Sebelumnya, OJK melonggarkan ketentuan terkait pembayaran uang muka untuk pembiayaan kendaraan bermotor. Sebelumnya, DP terkecil sebesar 5% menjadi 0% dari harga jual. Ketentuan bagi perusahaan pembiayaan (multifinance) ini tercantum dalam Peraturan OJK Nomor 35/POJK.05/2018 yang diterbitkan pada 27 Desember 2018.

Melalui peraturan ini, perusahaan pembiayaan yang memiliki rasio pembiayaan bermasalah (NPF) netto lebih rendah atau sama dengan satu persen dapat menerapkan ketentuan uang muka sebesar nol persen.

Namun, bagi perusahaan dengan NPF netto berkisar satu hingga tiga persen, wajib menerapkan uang muka untuk motor dan mobil sebesar 10%. Kemudian, perusahaan dengan NPF netto antara 3% hingga 5%, wajib menerapkan uang muka untuk seluruh jenis kendaraan bermotor sebesar 15%.

Untuk perusahaan pembiayaan dengan NPF netto sebesar lima persen wajib memenuhi ketentuan uang muka kendaraan bermotor roda dua atau tiga, serta roda empat atau lebih untuk pembiayaan investasi paling rendah 15%, serta kendaraan bermotor roda empat atau lebih untuk pembiayaan multiguna paling rendah 20%.

Sedangkan perusahaan pembiayaan dengan NPF netto diatas lima persen wajib memenuhi ketentuan uang muka untuk kendaraan bermotor roda dua atau tiga, serta roda empat atau lebih untuk pembiayaan investasi paling rendah 20%, serta kendaraan bermotor roda empat atau lebih untuk pembiayaan multiguna paling rendah 25%. [tar]

#OJK #MenkoDarmin #DP0% #KreditMotor
BERITA TERKAIT
Sambangi Prancis, Darmin Jajakan Kopi Indonesia
Jurus OJK Cegah Fintech Nakal Bobol Data Pribadi
OJK Ingin Ada Aturan Lindungi Data Pribadi
Temuan BPK Soal OJK Boros, DPR Panggil Wimboh Cs
Aturan Insentif Fiskal Tinggal Sejengkal
(Arus Mudik 2019) Tiket Pesawat Mahal, Darmin Tuding Garuda dan Lion
Mobil Mewah Tunggak Pajak di Kepri Akan Disita

kembali ke atas