EKONOMI

Sabtu, 12 Januari 2019 | 00:29 WIB

Impor Migas Masih Jumbo, Darmin Ngeluh Lagi

Impor Migas Masih Jumbo, Darmin Ngeluh Lagi
Menko Perekonomian Darmin Nasution (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Menko Perekonomian Darmin Nasution menyebut, kinerja neraca perdagangan 2018 mengalami defisit karena tingginya impor migas.

"Defisit migasnya terlalu besar, sehingga total jadi defisit," kata Darmin kepada pers di Jakarta, Jumat (11/1/2019).

Darmin mengakui, persoalan impor migas ini tidak bisa diselesaikan dalam waktu cepat. Membutuhkan pembenahan selama bertahun-tahun.

Selain itu, impor migas tersebut didukung oleh ketergantungan yang tinggi dari masyarakat maupun industri kepada penggunaan Bahan Bakar Minyak (BBM). "Sebenarnya terakhir kita surplus migas neraca perdagangannya pada 2001 atau 2002, setelah itu pelan-pelan makin besar," ujarnya.

Darmin menambahkan tingginya impor migas ini telah menutup pencapaian ekspor nonmigas pada 2018 yang tercatat menyumbang surplus neraca perdagangan nonmigas.

Untuk itu, dalam waktu dekat, ia menegaskan, selama belum ada upaya untuk menangani persoalan impor migas, maka neraca perdagangan masih sulit untuk surplus.

Dalam kesempatan terpisah, Ekonom Universitas Indonesia Lana Soelistianingsih juga mengatakan defisit neraca perdagangan pada 2018 terjadi karena tingginya impor migas.

Defisit juga terjadi karena ekspor nonmigas terdampak penurunan harga komoditas seperti batu bara, CPO dan karet serta perlambatan pertumbuhan ekonomi China yang menjadi mitra dagang utama Indonesia.

Selain itu, impor nonmigas Indonesia juga tinggi terutama bahan baku dan bahan modal yang diperlukan untuk kegiatan pembangunan infrastruktur.

Melihat kondisi tersebut, Lana memproyeksikan defisit masih terjadi di 2019, apalagi permintaan dari China belum sepenuhnya pulih sebagai dampak dari terjadinya perlambatan ekonomi. "Kita tak bisa menekan China untuk membeli dari kita kalau ekonominya lagi melambat. Apalagi di 2019 ini China diprediksi melambat sampai 6,5 persen," katanya. [tar]

#MenkoDarmin #Impor #NeracaDagang
BERITA TERKAIT
Golkar Kritik Enggar Soal Impor, Nasdem Membela
Darmin Klaim B20 Ampuh Turunkan Impor Migas
Berdagang dengan China, Indonesia Tekor Besar
(Jelang Debat Capres) Impor Pangan Era Jokowi Suburkan Politik Rente
Pengusaha Keluhkan Kebijakan Ekonomi Berubah-ubah
Beras Busuk di Gudang Bulog, Tata Kelola Amburadul
(Jelang Debat Capres) Indef Sarankan Fokus Kesejahteraan Petani

ke atas