DUNIA

Sabtu, 12 Januari 2019 | 05:12 WIB

Duit Rp2,1 M Milik Mantan Presiden Zimbabwe Dicuri

Duit Rp2,1 M Milik Mantan Presiden Zimbabwe Dicuri
(Foto: bbc)

INILAHCOM, Harare--Sebanyak tiga orang menjalani persidangan di Zimbabwe atas tuduhan mencuri sebuah koper berisi uang US$150.000 (Rp2,1 miliar) milik mantan presiden Zimbabwe, Robert Mugabe.

Ketiga orang itu diduga telah menghabiskan uang tersebut untuk membeli mobil, rumah, dan hewan ternak.

Salah seorang dari mereka adalah Constantia Mugabe, yang terhitung masih keluarga dengan Robert Mugabe.

Dia diduga memiliki kunci rumah Mugabe yang terletak di Zvimba, dekat Ibu Kota Harare. Dengan menggunakan kunci itu pula, dia dituduh memberi akses masuk kepada dua rekannya.

Saat pencurian terjadi, antara 1 Desember hingga awal Januari, dua orang tersebut diperkerjakan sebagai tenaga pembersih.

"Johanne Mapurisa membeli Toyota Camry dan rumah seharga US$20.000 (Rp281 juta) setelah insiden," kata jaksa penuntut umum, Teveraishe Zinyemba, di pengadilan, seperti dilaporkan BBC, Jumat (11/1/2019).

"Saymore Nhetekwa membeli Honda... dan hewan ternak termasuk babi dan sapi dengan harga yang tidak diungkap."

Mugabe, kini 94 tahun, dipaksa lengser dari jabatannya oleh militer Zimbabwe pada 2017.

Pada saat itu, dia telah berkuasa selama 37 tahun. Pertama sebagai perdana menteri dan belakangan sebagai presiden.

Sohor karena pernah menyatakan bahwa sebuah negara tidak bisa bangkrut, Mugabe dituduh menikmati gaya hidup mewah di kala ekonomi Zimbabwe sedang terpuruk.

Mata uang dolar AS dihargai tinggi di Zimbabwe, walau secara teori mata uang Zimbabwe diklaim setara dengan dolar AS.

Sejak tak lagi menjadi presiden, Mugabe kesulitan berjalan dan menghabiskan selama berbulan-bulan untuk berobat di Singapura.

Tidak jelas apakah dia sedang berada di rumah saat pencurian terjadi.

Ketiga tersangka itu telah dibebaskan menggunakan jaminan. Kantor berita AFP melaporkan orang keempat masih buron. [bbc/lat]

#mantanpresiden #zimbabwe
BERITA TERKAIT
Guru AS Tertarik Gerakan ISIS
Brexit Semakin Ribet, Kursi PM May Terancam
Ex Presiden Meksiko Terima Rp1,4 T dari Narkoba
Hotel di Kenya Diserbu Kelompok Pria Bersenjata
PM Kanada Kecam China
Shutdown 25 Hari, Trump-Demokrat Tetap Buntu
China Vonis Mati Warga Kanada

ke atas