NASIONAL

Sabtu, 12 Januari 2019 | 01:32 WIB

Ansor Jatim Siap Jaga Kesejukan Selama Pemilu

Ahmad Farhan Faris
Ansor Jatim Siap Jaga Kesejukan Selama Pemilu
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerima Pengurus Pusat dan Wilayah GP Ansor yang dipimpin oleh Yaqut Cholil Qoumas di Istana Merdeka, Jakarta pada Jumat (11/1/2019).

Dalam pertemuan itu, Jokowi dan Ansor bahas soal situasi politik dan ada daerah yang terkonsolidir kelompok radikal.

Ketua Pimpinan Wilayah GP Ansor Jawa Timur, Moh Abid Umar mengatakan keikutsertaannya bersilaturahmi dengan Presiden Jokowi ingin memberikan laporan tentang situasi di wilayah Jawa Timur untuk membantu menjaga keamanan dan kondusif dari kelompok radikal.

"Kedatangan kami ini sebagai bentuk cinta pada NKRI. Kami tidak ingin bangsa ini terpecah karena kontestasi pilpres. Karena itu, ketua umum dan para ketua pimpinan wilayah Ansor memberi masukan pada Bapak Presiden," kata Gus Abid di Kompleks Kepresidenan.

Menurut dia, khusus wilayah Jawa Timur situasinya sejauh ini terbilang kondusif. Oleh karena itu, Gus Abid berkomitmen akan ikut bersama-sama aparat keamanan untuk menjaga situasi yang kondusif hingga berakhirnya penyelenggaraan Pilpres 2019.

"Jawa Timur adalah salah satu barometer nasional termasuk dari segi keamanan. Maka, kami akan maksimal ikut membantu menjaga kondusifitas di wilayah Jawa Timur," ujar salah satu kandidat calon Wali Kota Surabaya ini.

Gus Abid menyebut banyak aktor dari luar yang masuk ke Jawa Timur berupaya untuk memprovokasi sejumlah daerah yang memiliki benih-benih radikalisme, terlebih arus informasi menyesatkan atau hoaks yang beredar di media sosial dan kontennya sensitif terkait SARA.

"Kalau Jatim sendiri kondusif, tapi ada aktor dari luar Jatim yang coba memprovokasi emosi massa di Jatim. Mereka ini yang terus kita pantau dan bila ditemukan tentu kita serahkan kepada pihak kepolisian," jelas dia.

Namun demikian, Gus Abid mengaku bersyukur mayoritas warga Jawa Timur adalah nahdliyin yang menganut ajaran Ahlussunah Wal Jamaah an Nahdliyah. Karena itu, para kiai, ulama dan habib di Jawa Timur selalu berdakwah secara santun dan menyejukkan.

"Jawa Timur ini lah etalase Islam yang Rahmatan Lil Alamin, menyampaikan ajaran agama secara santun dan menyejukkan. Karena situasi di Jatim juga selalu sejuk," tandasnya.[jat]

#Ansor
BERITA TERKAIT
Novanto Bakal Diperiksa Intensif di Gunung Sindur
Korban Peluru Tajam Aksi 22 Mei Selamat
Kejagung Tunjuk 5 Jaksa Tangani Kasus Sofyan Jacob
Kuasa Hukum Bantah Sofyan Jacob Makar
Pansel KPK Gandeng BNPT Cegah Capim Radikal
Korban Tewas 22 Mei Akibat Peluru Tajam 4 Orang
Ditemukan di Tol, Diduga Potongan Kaki Orang Gila

kembali ke atas