MOZAIK

Jumat, 18 Januari 2019 | 21:00 WIB

Syair: Bulan Mengambang

Syair: Bulan Mengambang
(Foto: Ilustrasi)

Ia tembus kesenyapan dini hari
sepatunya berat menunjam bumi
menempuh kola yang lelap terlena
dalam pelukan cahya purnama

ia tembus kedinginan pagi
siulnya nyaring membelah sunyi
membangunkan insan agar bangkit
dalam pertarungan hidup yang sengit

di sebuah jembatan ia berhenti
dihirupnya udara sejuk dalam sekali:
bulan yang mengambang atas air kali
adalah gambaran hatinya sendiri!

[Ajip Rosidi]

BERITA TERKAIT
Waspadalah! Tercabutnya Nikmat Akibat Maksiat
MendekatI Zina, Curhat dengan Suami Orang
Doa Berlindung dari Kenakalan Kemaluan
Parfum Beralkohol tidak Membatalkan Wudu
Mandi Telanjang di Kamar Mandi tak Dibenarkan?
Anda Boleh Berbuat Dosa Asal Ada Lima Syarat Ini
Syair: Pesta Genosida

kembali ke atas