EKONOMI

Kamis, 17 Januari 2019 | 19:30 WIB

‎‎DPRD DKI Minta Inspektorat Periksa 6 Proyek Ini

‎‎DPRD DKI Minta Inspektorat Periksa 6 Proyek Ini
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta, Abdul Ghoni mendesak Inspektorat melakukan pemeriksaan enam proyek jalan tak sebidang, yakni 3 underpass dan flyover yang belum diserah-terimakan kepada Pemprov.

Enam proyek yang dibangun di masa Kepala Dinas Bina Marga DKI dijabat Asisten Pembangunan (Asbang) Sekda DKI, Yusmada Faizal itu, terdiri dari Underpass Kuningan, Underpass Mampang, Underpass Matraman, Flyover Cipinang, Flyover Pancoran dan Flyover Bintaro.

Ghoni mendesak Inspektorat DKI turun tangan memeriksa proyek underpass dan flyover yang rampung pada 2018 namun belum diserah-terimakan. "Itu harus diusut. Inspektorat harus turun dan beritahu masyarakat. Kita harus transparan," ujar Ghoni di Jakarta, Kamis (17/1/2019).

Dirinya mengatakan, enam proyek yang dianggarkan melalui APBD 2017 itu, sempat menjadi sasaran aksi vandalisme dan pencurian beberapa waktu lalu. "Besi-besi yang sempat hilang di underpass itu karena keteledoran pelaksana proyek. Nanti ada tanggung jawab kontraktor kalau sudah diserahterimakan," kata Ghoni.

Pandangan senada disampaikan anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta, Ricardo. Dia menyayangkan Pemprov DKI enggan membuka secara transparan enam proyek persimpangan tak sebidang yang dibangun dari anggaran 2017 itu. "Ini bukti tidak fokusnya Dinas Bina Marga dalam merencanakan kegiatan pembangunan," cetusnya.

Ricardo menduga banyak hal teknis dari proyek tersebut yang tidak sesuai dengan spesifikasi pembangunan. Misalnya soal cetakan beton, lalu lintas di ujung jalan dan lain sebagainya. "Kami sudah mengeceknya. Hasilnya tidak seperti yang diharapkan. Kami minta jangan dibayarkan kontraktornya," tegasnya.

Terpisah, Asisten Pembangunan Sekda DKI Jakarta, Yusmada Faizal enggan berkomentar terkait hal ini. "Kalau pembangunan jalan itu Dinas Bina Marga. Tanya kepala dinasnya sekarang," ucapnya.

Yusmada mengaku tidak mengetahui apakah enam proyek jalan tak sebidang tersebut sudah diserahterimakan kontraktor atau belum. "Ya nggak tahu saya. Sebagai Asbang, saya nggak tahu," pungkasnya. [tar]


#Infrastruktur #PemprovDKI #DPRD #FlyOver #UnderPass
BERITA TERKAIT
Kelemahan Infrastruktur Jokowi, Hidupkan Bappenas
Sengketa Saham KBN Dikhawatirkan Ganggu Investasi
Rizal Ramli: "Maaf Pak Jokowi, Anda Gagal"
Pemprov DKI Surati DPRD Soal Tarif MRT-LRT
Jokowi Banggakan Bangun Banyak Infrastruktur
(Debat Capres Putaran II) Infrastruktur Jokowi 2X Mahal Ketimbang Vietnam
Prabowo Sebut Infrastruktur Jokowi Grusa-grusu

ke atas