NASIONAL

Jumat, 18 Januari 2019 | 16:33 WIB

Polri Klaim Novel Dukung Satgas Ungkap Kasusnya

Muhammad Yusuf Agam
Polri Klaim Novel Dukung Satgas Ungkap Kasusnya
Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Polri mengklaim Novel Baswedan mendukung Satgas Gabungan yang dibentuk Kapolri Jenderal Tito Karnavian untuk mengusut teror penyiraman air keras terhadap penyidik senior KPK itu.

Polri pun siap untuk memanggil Novel untuk dimintai keterangan.

"Novel setelah dipanggil Pak Agus Rahardjo, nanti akan kooperatif. Ya (Novel dipanggil) apabila nanti dibutuhkan keterangannya oleh tim, bersedia untuk memberikan keterangan. Novel sendiri sudah menyampaikan secara lisan kepada pak Agus Rahardjo beberapa hari yang lalu," ujar Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jumat (18/1/2019).

Dedi mengatakan Novel telah menyatakan dukungannya kepada Satgas Gabungan melalui ketua KPK Agus Rahardjo. Polri, saat ini tengah menunggu kesediaan dan waktu Novel untuk dimintai keterangan.

"Tergantung Novelnya, kalau dia ada waktu bisa langsung ke satgas. Setelah diberikan penjelasan oleh Pak Agus, welcome akhirnya semuanya. Semuanya mendukung satgas ini. Semuanya harus bekerja sama dalam rangka mengungkap peristiwa pidana itu," ucap Dedi.

Dedi menambahkan saat ini Satgas telah melakukan pemberkasan ulang kasus ini. Barang bukti yang telah ditemukan beberapa waktu lalu juga kembali dianalisis.

"Ya tentunya dianalisis lagi berkas yang ada berikut dengan barang bukti yang ditemukan sebelumnya," jelas Dedi.

Novel Baswedan sebelumnya menolak pembentukan tim Satgas Gabungan yang berisikan penyidik Polri, penyidik KPK, Pakar dan para Ahli. Novel tetap kekeh agar Presiden Jokowi membentuk Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF). [ton]

#PenyiramanAirKerasNovelBaswedan
BERITA TERKAIT
Wapres JK Minta Prabowo Ikut Tenangkan Aksi Massa
Prabowo Minta Aksi Kekerasan Tak Terjadi Lagi
Masyarakat Diimbau Baca Sumber Berita Terpercaya
Moeldoko: Ada Kelompok Lain yang Pancing Provokasi
Polri: Rusuh di Sekitar Bawaslu Sudah Disetting
Kondusifitas Jakarta, Anies Dinilai Sigap
(Aksi 22 Mei) Panglima Tempatkan Prajurit TNI di 4 Titik

kembali ke atas