PASAR MODAL

Minggu, 20 Januari 2019 | 12:01 WIB

Bara Jaya Catat Persediaan Batu Bara 4.900 MT

Wahid Ma'ruf
Bara Jaya Catat Persediaan Batu Bara 4.900 MT
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - PT Bara Jaya Internasional Tbk (APTK) menjelaskan saat ini memiliki persediaan batu bara sebanyak 4.900 metrik ton yang belum siap untuk dijual.

Sebab pembeli batu bara sejenis yang biasanya membuthkan minimal 55.00 metrik ton untuk sekali pengapalan. Demikian mengutip keterbukaan informasi di BEI, akhir pekan ini.

Sementara kondisi pasar saat ini batu bara sejeni syang dimiliki perseroan per Desember 2018 berada di US$19,07 per metrik ton. Harga pasar tersebut masih jauh dari harga jual yang diharapkan sebesar US$30 per metrik ton.

Target waktu penjualan dan pelaksanaan produksi batu bara perseroan tergantung pada kondisi harga pasar, khususnya ketika kesepakatan harga jual dengan pihak pembeli dapat diperoleh di US$30 per metrik ton.

Dengan demikian harga pasar batu bara belum menguntungkan perseroan. Untuk itu, hingga saat ini perseroan belum memiliki kontrak penjualan batu bara dengan pelanggaran karena harga yang tidak sesuai dengan besarnya biaya produksi tersebut.

Perseroan tetap menyiapkan sumber daya sesuai kebutuhan atau minimal untuk dapat melaksanakan produksi ketika pemesanan pembelian batu bara dengan harga yang menguntungkan.

Namun demikian juga memiliki kemungkinan tidak mendapatkan kesepakatan dengan pembeli. Sebab harga pasar batu bara yang sedang turun an harga jualnya tidak sesuai lagi. Akibatnya, kegiatan produksi perseroan terhenti saat kondisi harga pasar belum pulih.

Perseroan mempertimbangkan kondisi harga yang sedang turun dan tidak maksimalnya ulilitas alat tambang yang dimiliki, maka perseroan mempertimbangkan untuk menyewa sebagian alat yang iddle. Tujuannya agar dapat menutupi biaya operasional perusahaan.

Pemegang saham yang memiliki 5% atau lebih saham Bara Jaya Internasional Tbk, yaitu: PT Pacific Prima Coal (induk usaha) (82,70%) dan DBS Vickers Secs Singapore Pte. Ltd A/C Clients (6,25%).

#APTK #BaraJayaInternational #HargaBatuBara
BERITA TERKAIT
Trump Ancam Sanksi Tambahan ke Iran
Mata Uang Turki Mulai Pulih Respon Hasil Pemilu
Wall Street Bisa Bergerak di Area Positif
PT Mega Perintis Kejar Laba Naik 17% di 2019
Inilah Penggerak Bursa Saham Asia
IHSG Berakhir Turun 0,4% ke 6.288,46
Harga Rights Isue Rp221, GOLD Raup Rp212,75 M

kembali ke atas