TEKNOLOGI

Minggu, 20 Januari 2019 | 16:16 WIB

Audi Jual 1,8 Juta Unit Mobil sepanjang 2018

Audi Jual 1,8 Juta Unit Mobil sepanjang 2018
(autocar.co.uk)

INILAHCOM, Ingolstadt - Audi mengumumkan penjualan globalnya pada 2018 mencapai 1.812.500 unit. Raihan ini turun 3,5 persen dibanding pencapaian tahun sebelumnya, dengan penurunan terbesar terjadi di Inggris.

Di Eropa, penjualan Audi turun 13,6 persen dalam dua belas bulan terakhir. Sepanjang 2018, brand mewah yang berada di bawah naungan Volkswagen AG ini telah mengirimkan model baru seperti A1, A6, A7, dan Q3 hampir sepertiga dari total pengirimannya.

Namun di China, produsen mobil yang berbasis di Ingolstadt, Jerman ini menegaskan kembali posisinya sebagai merek premium paling sukses selama 30 tahun berturut-turut.

Sedangkan di Amerika Utara, Audi menutup tahun dengan pencapaian relatif stabil dibanding tahun lalu (-0,9 persen). Sekitar 154.550 pelanggan di seluruh dunia memilih Audi pada bulan Desember, penurunan 14,3 persen, kata Audi dalam pernyataan resminya, dikutip Rabu.

"Seperti yang diharapkan, 2018 telah terbukti sangat menantang dengan model dan kampanye teknologi terbesar dalam sejarah Audi --bertepatan dengan peralihan ke siklus uji WLTP ( the Worldwide Harmonised Light Vehicle Test Procedure) baru," kata Bram Schot, CEO dan anggota dewan direksi untuk penjualan dan pemasaran di Audi AG.

"Umpan balik positif dari model terbaru kami menunjukkan kekuatan merek kami, sementara kami mempersiapkan tantangan baru di tahun ini."

Pergantian model, banyak ketidakpastian politik dan ekonomi, serta perubahan ke siklus tes WLTP baru mendominasi bisnis Audi di Eropa pada tahun 2018.

Pada semua model, penjualan di Eropa turun 13,6 persen menjadi sekitar 743.600 unit selama setahun. Model A7 berkinerja baik, dengan penjualan naik 47,4 persen menjadi sekitar 10.100 unit sejak Januari.

Di AS, Audi sekali lagi mencapai penjualan kuat pada 2018, mengakhiri tahun dengan 223.323 unit, sedikit di bawah angka komparatif untuk 2017 (-1,4 persen).

Lini model Q khususnya, memberikan banyak momentum di AS. Permintaan untuk model SUV ini tumbuh di atas rata-rata sebesar 8,3 persen menjadi 126.252 unit.

Untuk pertama kalinya dalam sejarah Audi di AS, penjualan SUV menyumbang 57 persen dari pengiriman. Model Q paling populer adalah Q5, dengan permintaan meningkat lebih dari 21 persen menjadi 69.978 unit.

Audi Kanada juga mendapat manfaat dari tren SUV, mencapai angka pemecahan rekor baru, naik 2,5 persen menjadi 36.908 mobil.

Akibatnya, Kanada memantapkan dirinya sebagai perlengkapan tetap di antara sepuluh pasar terbesar teratas untuk tahun ketiga berturut-turut.

Di Amerika Utara, pengiriman pada tahun tersebut secara keseluruhan turun tipis kurang dari 1 persen dibanding 2017 menjadi 275.000 unit.

Di China, Audi sekali lagi menutup tahun ini dengan angka pemecahan rekor baru, dengan 663.049 mobil terjual mewakili peningkatan 10,9 persen. Volume penjualan telah meningkat lebih dari lima kali lipat selama 10 tahun terakhir.

#Audi #penjualan
BERITA TERKAIT
Penjualan Jet Commerce Melonjak Saat Ramadhan
Mei 2019, Penjualan Mobil Suzuki Naik 18,3%
Audi A8 Horch Akan Jadi Pesaing Mercedes Maybach
Penjualan Toyota Naik Berkat Momen Lebaran
Honda, Audi, Renault Pakai Speaker Pintar Alibaba
Kia-Hyundai Produksi EV Rendah Biaya untuk India
(Kabarnya Bakal Meluncur Akhir Bulan Ini) Saingi iMessage, Google Siapkan RCS Chat

kembali ke atas