PASAR MODAL

Senin, 21 Januari 2019 | 05:33 WIB

Inilah Saham Pilihan Senin (21/1/2019)

Wahid Ma'ruf
Inilah Saham Pilihan Senin (21/1/2019)
(Foto: Inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - IHSG dalam fase koreksi minor dalam trend naik sebagai kempatan buy. Secara teknikal IHSG memang masih dalam pola trend naik.

Analis senior, KGI Sekuritas Indonesia, Yuganur Wijanarko namun keadaan overbought atau jenuh beli membuatnya rentan terhadap koreksi mendadak akibat tekanan regional. "Bila hal itu terjadi tidak akan berlangsung lama dan merupakan kesempatan untuk buy," katanya, Minggu (20/1/2019).

Pada perdagangan Senin (21/1/2019) IHSG dalam kisaran support: 6.410-6.320-6.270-6.160-6.040. Sedangkan resistance: 6.500-6.580-6.640. Dengan rekomendasi saham beli untuk BKSL, PGAS, ERAA & LSIP.

Untuk saham PT Bukit Sentul (BKSL) berpotensi mengalami Profit taking dengan target Rp130-135. Untuk entry (1) Rp.120, Entry (2) Rp.117, Cut loss point: Rp.114.

Sedangkan untuk saham PT Perusahaan Gas (PGAS) dengan Profit taking target Rp.2.490-2.590. Untuk entry (1) Rp.2.360, Entry (2) Rp.2.280, Cut loss point di Rp.2.210.

Saham Eraphone (ERAA) dengan Profit taking target Rp.2.520-2.620. Entry (1) Rp.2.280, Entry (2) Rp.2.220, Cut loss point di Rp.2.160.

Sementara saham London Sumatra (LSIP) dengan Profit taking target: Rp.1.450-1.550. Entry (1) Rp.1.320, Entry (2) Rp.1.280, cut loss point di Rp.1.220.

Pada akhir perdagangan hari Jumat (18/1/2019), IHSG mampu menembus area positif lagi pada menit-menit terakhir dengan naik 0,38 persen ke level 6.448.

Sempat ke zona merah di sesi pagi hingga menjelang penutupan bursa akibat aksi jual pada saham-saham unggulan. Volume perdagangan mencapai Rp11,43 milair saham senilai Rp8,9 triliun sebanyak 395.107 kali transaksi.

Indeks LQ45 naik 0,56%, IDX30 naik 0,59%, indeks JII naik 0,65%, indeks Sinfra18 naik 0,79%. Perdagangan diwarnai dengan 216 saham menguat, 195 saham melemah dan 140 saham tanpa perubahan.

Pembelian investor asing mencapai Rp3,6 triliun. Penjualan investor asing sebesar Rp2,7 triliun. Jadi net foreign buy sebesar Rp928,24 miliar. Sektor aneka industri dan keuangan menjadi penopang utama laju IHSG yang masing-masing naik 1,92 persen dan 0,82 persen.

#BursaSaham #Dolar #IHSG #TrumpEffect
BERITA TERKAIT
Selain Laba, Data Ini Bisa Topang Wall Street
PT Bayan Resources Ingin Sahamnya Likuid
Sikap Trump Picu Harga Minyak Mentah Naik Drastis
IHSG Berakhir Turun 1,4% ke 6.414,74
Bursa Saham Asia Berakhir Variatif
Wall Street Berpotensi Negatif
Sesi I, IHSG Terjun 1,3% ke 6.417,39

kembali ke atas