PASAR MODAL

Senin, 21 Januari 2019 | 09:11 WIB

IHSG Cenderung Naik di Awal Sesi

Wahid Ma'ruf
IHSG Cenderung Naik di Awal Sesi
(Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - IHSG cenderung menguat pada awal perdagangan Senin (21/1/2019) menuju 6.448.53 dari level pembukaan di 6.448,15 dengan mengumpulkan 0,06%.

Volume perdagangan mencapai 8,2 juta saham senilai Rp27,7 miliar sebanyak 1.705 kali transaksi. Indeks mendapat dukungan dari 28 saham menguat, 6 saham serta 10 saham belum mengalami perubahan.

Pembelian asing mencapai Rp16,1 miliar. Sedangkan penjualan asing mencapai Rp17,7 miliar. Jadi mengalami net foreign sell sebesar Rp1,6 miliar.

Indeks LQ45 naik 0,2%, indeks JII naik 0,4%, indeks ISSI menguat 0,4%, IDX30 naik 0,1%, indeks SMInfra18 naik 0,3%. Saham sektor industri dasar dan sektor pertambangan naik tertinggi 0,7% diikuti saham sektor perdagangan 0,6%. Sedangkan pelemahan terjadi pada saham sektor aneka industri turun 0,03% dan saham sektor keuangan 0,06%.

Saham yang menguat seperti saham BNLI naik 9,9% ke Rp775, saham ASSA naik 6,6% ke Rp565, saham ENRG naik 6,1% ke Rp86%, saham VIVA naik 5,2% ke Rp161, saham BUMI naik 4,02% ke Rp181, saham FREN naik 4% ke Rp104, saham ERAA naik 3,9% ke Rp104.

Untuk saham yang melemah seperti saham SKYB turun 11,9% ke Rp141, saham BKSL turun 4,1% ke Rp115, saham CENT turun 4,1% ke Rp92, saham KREN turun 2,3% ke Rp620, saham LPKR turun 2,1% ke Rp268.

Saham yang masuk dalam net foreign buy antara lain saham TLKM mencapai Rp16,26 miliar di harga Rp4.030, saham BBCA mencapai Rp5,3 miliar di harga Rp27.100, saham HMSP mencapai Rp2,6% ke Rp3.750, saham SMGR mencapai Rp1,9 miliar di harga Rp13.800, saham ASII mencapai Rp1,8 miliar di harga Rp8500.

#BursaSaham #Dolar #IHSG #TrumpEffect
BERITA TERKAIT
IHSG Mampu Naik 0,4% ke 6.522,37 di Awal Sesi
Saatnya Serbu Bursa Negara Berkembang
Bursa Saham Asia Respon Kenaikan Wall Street
Harga Minyak Mentah Berakhir Variatif
Dolar AS Melemah terhadap Mata Uang Global
Inilah Saham Pilihan Hari Ini (20/2/2019)
Inilah Pemicu Penguatan Wall Street

ke atas