EKONOMI

Senin, 21 Januari 2019 | 11:38 WIB

VietJet, Pramugarinya Berbikini Buka Rute ke Bali

VietJet, Pramugarinya Berbikini Buka Rute ke Bali
(Foto: istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Kalau tak ada aral melintang, maskapai Vietnam, VietJet Air membuka penerbangan rute Ho Chi Minh-Denpasar pada Maret ini.

Bisa jadi ini kabar menarik, lantaran Vietjet Air memiliki ciri khas yang mungkin ditunggu kaum Adam. Maskapai ini terkenal karena pramugarinya berbikini saat melayani penumpang.

Managing Director VietJet Air, Do Xuan Quang mengatakan, rute baru ke Indonesia yakni Ho Chi Minh-Denpasar Bali, dibuka pada Maret 2019. Penerbangannya berdurasi 3,5 jam. Kemungkinan VietJet akan membuka rute Ho Chi Minh-Jakarta pada akhir 2019.

Saya pastikan bulan Maret 2019 akan terbang ke Denpasar, Bali. Semua persiapan sudah kami lakukan. Enam bulan pertama, kami akan terbang 4 kali seminggu, selanjutnya akan menjadi 7 kali seminggu, kata Do Xuan dalam keterangannya di Jakarta, Senin (21/1/2019).

Nantinya, kata Do Xuang, pesawat yang digunakan berjenis Airbus 321 terbaru, berkapasitas 226 penumpang. Sekitar Desember 2019, akhir tahun ini, kami berencana terbang Ho Chi Minh-Jakarta, untuk memenuhi permintaan pasar dari businessman dan government relation, ujarnya.

Promosi akan digencarkan setelah tahun baru Imlek, atau akhir Januari hingga awal Februari mendatang. Penjualan tiket secara umum akan dimulai pada Maret 2019.

Sebagai bentuk komitmen kami mendorong Pariwisata Indonesia dari Vietnam, KBRI Hanoi pun akan ikut menyebarluaskan informasi ini, kata Duta Besar Indonesia untuk Vietnam, Ibnu Hadi.

Menurut Ibnu, pembukaan rute tersebut menjadi fokus dan sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan nilai perdagangan maupun investasi bilateral kedua negara. Pariwisata Vietnam, lanjutnya, telah berkembang pesat, termasuk pembangunan destinasinya.

Lebih dari 5 juta wisatawan mancanegara (wisman) dari Tiongkok datang ke Vietnam, pada 2018 lalu. Lebih dari 3 juta wisman dari Korea Selatan juga terbang ke Vietnam. Mereka membangun destinasinya sangat serius. Diaspora-nya dilibatkan penuh untuk membangun Pariwisata Vietnam. Itu yang bisa kita pelajari dari Vietnam, jelas dia.

Sementara itu, Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan, pada 2018, Vietnam menjadi negara yang angka pertumbuhan wisman paling cepat dengan angka 21%, sedangkan Indonesia masih di angka pertumbuhan 14%. Pada 2017, pertumbuhan wisman di Vietnam melompat menjadi 30%. Dikintili Indonesia sebesar 22%.

Kuncinya ada di deregulasi dan penerapan teknologi, dalam hal ini digital technology, ungkapnya.

Karena itu, untuk membantu memudahkan VietJet terbang ke Indonesia, Kemenpar juga akan membantu promosi rute penerbangan baru ke Denpasar, Bali tersebut. Menurut Menpar, 75 persen orang ke Indonesia datang menggunakan transportasi udara, sehingga kunci utamanya ada di Airport, Airlines,dan AirNav (Authority).

Saya biasa menggunakan rumus 3A, Atraksi, Akses, Amenitas dalam mengembangkan destinasi. Dengan target 20 juta wisman di 2019, maka akses menuju ke tanah air harus dibuat lebih lebar, lebih luas, dan lebih mudah," ujarnya.

Hadirnya VietJet memperkuat konektivitas udara ke tanah air ini memang menjadi harapan baru. Maskapai berbasis biaya rendah ini atau Low Cost Carrier (LCC) sudah membuka rute di 35 kota di Tiongkok, yang berangkat dari Vietnam. Bisa jadi wisman Tiongkok yang sudah ke Vietnam ini dialirkan ke Indonesia. Vietnam selama ini menjadi salah satu tujuan wisatawan Tiongkok dan Korea Selatan, tandasnya.

Maskapai Vietjet Air asal Vietnam ini sempat menghebohkan dengan pakaian bikini yang menjadi salah satu pakaian pramugarinya. Namun, itu langsung dibantah Deputi Direktur Komersial Vietjet Air, Jay L Lingeswara memastikan bahwa pakaian kru akan sopan dan memperhatikan etika budaya di Indonesia. "Bukan bikini," tegasnya. [ipe]

#VietJet #Wisman #Pariwisata #Vietnam #Denpasar
BERITA TERKAIT
Pemerintah Sibuk Urusan Tiket, Ini Kata Bos Kadin
Pariwisata Bali Tak Banyak Serap Pekerja Lokal
Kamil Mimpikan Cisayong Jadi Desa Wisata Homestay
(Bidik Bisnis Pariwisata) Hotel di Dekat Bandara Kertajati Banting Harga
Jokowi Inginkan Pariwisata Sulut Maju Pesat
Risiko Terburuk Proyek YY Bak Film Deep Horizon
Karena (Mungkin) Orang Tidak Suka Pajak

kembali ke atas