PASAR MODAL

Senin, 21 Januari 2019 | 12:57 WIB

Sesi I, IHSG Masih Bisa Naik 0,02% ke 6.466,5

Wahid Ma'ruf
Sesi I, IHSG Masih Bisa Naik 0,02% ke 6.466,5
(Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Pada penutupan sesi I, perdagangan Senin (21/1/2019), IHSG mampu mempertahankan penguatan 0,2% ke.466,5 dari level pembukaan di 6.488,15.

Volume perdagangan mencapai 6,6 miliar saham senilai Rp4,02 triliun sebanyak 255.472 kali transaksi. Perdagangan mencatat 226 saham menguat, 152 saham melemah dan 162 saham belum mengalami perubahan. Pembelian investor asing mencapai Rp1,12 triliun. Penjualan investor asing sebesar Rp984,82 miliar. Sesi I mengalami net foreign buy sebesar Rp136,51 miliar.

Indeks LQ45 cenderung naik 0,09%, indeks JII menguat 0,3%, indeks IDX30 naik 0,1%, indeks SMInfra18 mengumpulkan 0,4%. Penguatan saham sektor pertambangan naik tertinggi hingga 0,9% diikuti saham sektor industri dasar dan sektor infrastruktur yang naik 0,6%. Pelemahan dipimpin saham sektor properti yang turun 0,7% diikuti saham sektor aneka industri turun 0,1%.

Saham yang menguat seperti saham BNLI naik 23,4% ke Rp870, saham HOME naik 11,3% ke Rp167, saham VIVA 8,5% ke Rp166, ENRG naik 7,4% ke Rp74, SIMP naik 7,2% ke Rp530, FREN naik 7% ke Rp107. Saham yang melemah seperti saham CENT turun 5,2% ke Rp91, saham KREN turun 3,9% ke Rp610, saham BHIT turun 2,9% ke Rp67.

Saham yang masuk dalam net foreign buy antara lain saham TLKM mencapai Rp97,06 miliar, saham BBCA mencapai Rp83 miliar, saham ICBP mencapai Rp47,27 miliar, saham ASII mencapai Rp40,3 miliar, saham INDF mencapai Rp13,3 miliar, saham HMSP mencapai Rp13,07 miliar.

Saham yang termasuk net foreign sell antara lain saham BTPS mencapai Rp42,4 miliar, saham BBNI mencapai Rp21,6 miliar, saham TOWER mencapai Rp20,5 miliar saham BBRI mencapai Rp11,4 miliar.

#BursaSaham #Dolar #IHSG #TrumpEffect
BERITA TERKAIT
Selain Laba, Data Ini Bisa Topang Wall Street
PT Bayan Resources Ingin Sahamnya Likuid
Sikap Trump Picu Harga Minyak Mentah Naik Drastis
IHSG Berakhir Turun 1,4% ke 6.414,74
Bursa Saham Asia Berakhir Variatif
Wall Street Berpotensi Negatif
Sesi I, IHSG Terjun 1,3% ke 6.417,39

kembali ke atas