PASAR MODAL

Senin, 28 Januari 2019 | 05:45 WIB

El-Nino Pengaruhi Kinerja PT Dharma Satya

Wahid Ma'ruf
El-Nino Pengaruhi Kinerja PT Dharma Satya
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG) menjelaskan produksi Crude Palm Oil (CPO) tahun 2018 mencapai 488 ribu ton atau naik 21% dari tahun 2017.

Peningkatan tersbeut seiring naiknya produksi Tandan Buah Segar (TBS) sebesar 20% menjadi 1,85 juta ton dari 2017 sebesar 1,55 juta ton. Jumlah tersebut berasal dari produksi kebun inti hingga 1,59 juta ton atau naik 15% dari 2017. Demikian mengutip keterbukaan informasi di BEI, akhir pekan lalu.

Kenaikan produksi TBS seiring meningkatnya produktivitas kebun pada semester II 2018 dari semester pertama akibat dari yield recovery usai dampak lanjutan El-Nino.

Selain itu, produksi Pal Kernel (PK) tahun 2018 naik 26% menjadi 82 ribu ton dan Palm Kernel Oil (PKO) naik 21% menjadi 29 ribu ton.

Perseroan juga mempertahankan tingkat ekstraksi minyak sawit atau oil extraction rate (OER) menjadi 23,59% naik 3% dari 2017 dengan level free fafftu acid (FFA) sebesar 2,7%.

Meskipun volume penjualan, volume penjualan CPO perseroan tahun 2018 turun tipis 0,7% menjadi 455 ribu ton, dengan penjuaaln rata-rata juga turun sekitar 12% menjadi Rp7,2 juta per ton.

Tahun 2018 per Desember, jumlah lahan tertaman mencapai 108,411 hekter dengan lahan tertanam kebun inti mencapai 84.393 ha. Kenaikan jumlah lahan tertanam kebun inti mencapai 84.393 ha. Kenaikan jumlah lahan tertanam tersebut karena bertambahnya areal kebun setelah perseroan mengambilalih perkebunan Bima Palm Group di Kalimantan Timur pada 12 Desember 2018.

Dari jumlah tersebut, total kebun sudah menghasilkan 96.118 hektar dengan usia rata-rata 93 tahun.

Sementara dari segmen usaha produksi kayu, tahun 2018 mencapai 84 ribu m3 atau naik 19% dari 2017. Untuk harga penjualan rata-rata panel juga naik 15% menjadi Rp6,1 juta per m3.

Sedangkan produksi enginnered flooring turun 13% menjadi 1,1 juta m2. Meskipun harga rata-rata engineered naik 7% jadi Rp420 ribu per m2.

DSNG adalah emiten yang bergerak di bidang industri perkayuan terpadu (komersial tahun 1985), industri agro, industri tanaman perkebunan (komersial tahun 2001) dan pengolahan kelapa sawit (komersial tahun 2002).

Pemegang saham yang memiliki 5% atau lebih saham Dharma Satya Nusantara Tbk, yaitu PT Triputra Investindo Arya (25,05%), PT Krishna Kapital Investama (14,63%), PT Mitra Aneka Guna (8,15%), PT Tri Nur Cakrawala (7,20%), Andrianto Oetomo (5,43%) dan Arianto Oetomo (5,43%).

#DSNG #HargaCPO #ProduksiCPO
BERITA TERKAIT
May Turun, Sterling Naik
PGN Benahi Pipa Bocor Kawasan City Tower-Thamrin
Inilah Penopang Penguatan Harga Minyak Mentah
Harga Emas Berjangka Berakhir Stabil
PT Surya Esa Fokus Penjualan Elpiji dan Amonia
Sikap Baru Trump Topang Penguatan Wall Street
Habis Alex Muncul Ririek Bos Baru Telkom

kembali ke atas