NASIONAL

Senin, 28 Januari 2019 | 11:29 WIB

Saksi Kasus Meikarta Terancam?

Ivan Sethyadi
Saksi Kasus Meikarta Terancam?
Wakil Ketua LPSK Edwin Partogi Pasaribu (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) siap menampung saksi kunci perkara korupsi Meikarta yang terancam.

Inisiatif ini dilakukan mengingat keterangan saksi dalam sidang-sidang sebelumnya sangat penting, terutama dengan dugaan keterlibatan sejumlah pejabat dalam kasus ini.

"Monitoring ini merupakan upaya responsif LPSK terhadap dinamika kasus ini, sekaligus untuk menjaring saksi-saksi yang membutuhkan perlindungan," ujar Wakil Ketua LPSK Edwin Partogi Pasaribu dalam keterangannya, Senin (28/1/2019).

Monitoring yang dilakukan tim LPSK di Pengadilan Tipikor Bandung ini diharapkan dapat memberikan gambaran-gambaran penting baik terkait pentingnya keterangan maupun juga potensi ancaman yang mungkin diterima saksi. Potensi ini sangat mungkin diterima saksi mengingat apa yang mereka ungkap bisa saja terkait dengan orang yang memiliki kekuasaan baik secara politik maupun ekonomi, sehingga penting pula diberikan perlindungan kepada saksi.

LPSK juga mendorong saksi yang merasa membutuhkan rasa aman atau merasa terancam, untuk segera mengajukan permohonan perlindungan kepada LPSK. Hal ini sesuai dengan mekanisme yang diatur oleh UU Perlindungan Saksi dan Korban dimana perlindungan diberikan berdasarkan permohonan.

Selain untuk saksi, LPSK juga membuka diri kepada para tersangka atau terdakwa yang mau mengajukan diri sebagai saksi pelaku yang bekerjasama atau yang kita kenal sebagai Justice Collabolator (JC).

Pengajuan ini tentunya harus sesuai dengan persyaratan menjadi seorang JC, yakni bukan pelaku utama, mau mengakui perbuatan, dan mau mengembalikan hasil kejahatan atau harta yang didapatkan dari hasil kejahatan.

"Menjadi JC merupakan jalan untuk mengungkap kasus-kasus korupsi sekaligus jalan untuk bertobat dan mendapatkan penghargaan berupa keringanan hukuman atas pidana yang dilakukan", pungkasnya. [rok]

#Meikarta
BERITA TERKAIT
Ahok: Saya Sudah Cacat tak Mungkin jadi Menteri
Dua Pemuda di gresik Ditangkap Saat Transaksi Sabu
47 Barang Bukti Kejahatan di Lumajang Dimusnahkan
Jual Satwa Dilindungi, Warga Kediri Ditangkap
Ahmad Fanani Mangkir Panggilan Polisi
BBM Premium Langka di Ponorogo
KPU Tetapkan 30 Anggota DPRD Probolinggo

kembali ke atas