MOZAIK

Senin, 11 Februari 2019 | 21:00 WIB

Syair: Mendupakan Hidup

Syair: Mendupakan Hidup
(Foto: ilustrasi)

Pungutlah sisa kehidupan yang terbuang itu
sebab hanya yang tersisa bagianmu. santan
dan ampas telah terpisah sebelum liurmu tumpah
dari lambung dan menyungai ke langit itu. tempat
kelaparan bermuara.

Mendupakan hidup
yang tertapa. untukmu: tak lebih
senasib ahasveros dalam zaman pasar ini
mengembara tak kenal.

[Isbedy Stiawan ZS]

BERITA TERKAIT
Syair: Menghapus Amarah Tuhan
Hukum Prasangka Jelek pada yang Lahiriahnya Baik
Penggunaan Kata Dzan (Praduga) dalam Alquran
Apakah Anak Hasil Zina Tak Mungkin jadi Soleh?
Lupa Baca Doa sebelum Berhubungan Suami Istri
Aku Pernah Bermalam Bersama Rasulullah
Wahai Para Penyuap! Laknat Allah Menanti Kalian

kembali ke atas