MOZAIK

Selasa, 12 Februari 2019 | 21:00 WIB

Syair: Tuhan Bersama Orang yang Sabar

Syair: Tuhan Bersama Orang yang Sabar
(Foto: ilustrasi)

Tak perlukah kita tertawa dan bermanja? Sejenak saja
demi melupakan periuk yang telanjur terbalik di dapur. dan
anak-anak mengunyah daun jambu untuk obat
pengempis perut kembung

Kalau aku boleh tertawa dan bermanja, kalau aku boleh
menidurkan kecompangan ini di perutmu itu. kalau aku
boleh membuka album perkawinan kita. sebenarnya kita
masih punya keceriaan. tapi benarkah keceriaan
dan kebahagiaan itu milik kita? Kita
belum memiliki sepenuhnyadesismu
soalnya kau belum mau merajakan ketenangan. Dan
menjajakan senyum yang tak setiap orang memilikinya.
Ombakkanlah itu setiap saat. Tuhan beserta orang yang sabar

[Isbedy Stiawan ZS]

BERITA TERKAIT
Tujuh Ujian Hidup Orang Beriman
Janganlah Melampaui Batas
(Tujuh Larangan Rasulullah (3)) Jangan Saling Mencari Aib
Cara Orang Desa Berbahagia, Murah dan Sederhana
Syair: Mahsyar!
Hukum Rokok Elektrik VS Rokok Konvensional
Salah Satu Doa Nabi Ibrahim, Sang Panglima Tauhid

ke atas