OLAHRAGA

Jumat, 08 Februari 2019 | 19:47 WIB

Peserta Offroad IOX 2019 Andalas Start dari Medan

Reza Adi Surya
Peserta Offroad IOX 2019 Andalas Start dari Medan
(Foto: Inilahcom)

INILAHCOM, Medan - Peserta Offroad IOX 2019 Andalas Start dari Medan, Sabtu (9/2/2019) menuju Bukit Tinggi. Mereka akan menempuh jarak 1.400 km dalam waktu 16 hari.

Seluruh kendaraan yang berjumlah 81 kendaraan 4x4 dan 74 motor telah tiba seluruhnya di Medan. Seluruh kendaraan 4x4 dari Kalimantan, Sulawesi, Jawa tiba secara bertahap dengan kapal laut yang diberangkatkan dari Pelabuhan Tanjung Priok.

Untuk motor yang dikirimkan melalui jalur darat, Jumat pagi ini telah tiba dan parkir dengan rapi Hotel Danau Toba Internasional Medan.Penanggung jawab transportasi PT Toshima Mega Trans, Akbar Zakariah, mengaku lega seluruh kendaraan sukses tiba pada waktunya.
Hotel Danau Toba Internasional Medan yang di tahun 2013 juga menjadi official hotel IOX 2013, saat ini ramai dengan hilir mudik tamu yang merupakan peserta IOX 2019 Andalas.

"Panitia tidak mau ambil resiko peserta yang tidak layak diijinkan mengikuti event sekelas IOX karena bila peserta bermasalah karena tidak siap, selain menyusahkan si peserta sendiri juga peserta lainnya dan kelancaran event secara keseluruhan," ujar penanggung jawab Scruutinering, Ariska.

Panitia Scrut IOX terkenal tegas tanpa kompromi terhadap terpenuhi persyaratan scrut. Bila dinyatakan tidak memenuhi syarat, maka akan diputuskan tidak lulus dan harus memperbaiki terlebih dahulu sebelum bisa mendapat Tanda Lulus Scrut. Bila gagal dalam scrut dan tidak diperbaiki maka peserta dilarang start.

Setiap tahun IOX menaikkan standard spesifikasi teknis yang harus dipenuhi peserta, dimana bila tidak memenuhi persyaratan tidak akan diluluskan. Tujuan menaikkan standard teknis ini untuk kepentingan peserta sendiri.

Standard teknis dinaikan untuk mengurangi masalah teknis yang sering dan terjadi di event sebelumnya. Pada tahun ini panitia fokus pada aspek baterai (aki) serta altenator karena perannya yang penting yang sangat penting saat menghadapi medan yang berat, disaat mesin winch membutuhkan listrik yang besar.

Namun demikian, standard teknis yang tinggi ini pun tidak menjamin peserta tidak akan bermasalah di track karena kerusakan atau kecelakaan juga dipengaruhi oleh gaya peserta membawa kendaraan 4x4 nya dan juga kondisi tracknya sendiri. Semakin bejad track maka semakin besar kendaraan bermasalah atau rusak.

Menurut Ariska, pemeriksaan kendaraan di IOX tidak sulit karena mayoritas peserta sudah pernah ikut event IOX sebelumnya.

"Sehingga mereka sudah tahu apa yang harus disiapkan. Ditambah lagi panitia telah memberikan panduan tertulis apa saja yang harus disiapkan dan akan diperiksa," tambah Ariska.

#OffroadIOX
BERITA TERKAIT
Peserta Offroad IOX Andalas Kesulitan di Brastagi
Peserta Offroad IOX Andalas Dilepas Mantan Kapolri
Tanago Friesian Menangi Derbi Jakarta
Merpati Bali Sapu Bersih Kemenangan di Seri Kedua
Sahabat Semarang Tutup Seri Dua dengan Kemenangan
CLS Knights Ditundukkan Westports Malaysia Dragons
Merpati Bali Bekuk Tanago Friesian Jakarta

ke atas