EKONOMI

Sabtu, 09 Februari 2019 | 19:00 WIB

Bagasi Berbayar, Menteri Jokowi Hanya Bisa Diam

M Fadil Djailani
Bagasi Berbayar, Menteri Jokowi Hanya Bisa Diam
Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Bhima Yudhistira (Foto: Inilahcom/M Fadil Djailani)

INILAHCOM, Jakarta - Polemik penerapan bagasi berbayar oleh maskapai berbiaya rendah nasional seperti memakan buah simalakama bagi pemerintah.

Pemerintah dinilai diam dan tidak tegas dalam memutuskan kebijakan terkait ini. "Saya bilang pemerintah telat memadamkan api, pemerintah diam dan tidak tegas," kata Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Bhima Yudhistira dalam sebuah diskusi di Kawasan Cikini, Jakarta, Sabtu (9/2/2019).

Ketidaktegasan Pemerintah, lanjut Bhima ketika ada maskapai yang sudah menerapkan bagasi berbayar dan yang belum. "Ini kan tandanya Pemerintah tidak tegas, ada maskapai yang sudah menerapkan ada yang menunda, pemerintah kan regulator," katanya.

Maka dari itu, dirinya meminta pemerintah, dalam hal ini Kementerian Perhubungan (Kemenhub) tegas terkait penundaan tarif bagasi bagi seluruh maskapai penerbangan komersial di Indonesia.

Hal ini menunggu hingga selesainya kajian ulang terhadap kebijakan tersebut dengan mempertimbangkan kemampuan masyarakat dan kelangsungan industri penerbangan nasional.

Sebelumnya, Komisi V DPR RI meminta pemerintah menunda pemberlakuan bagasi berbayar yang saat ini sudah berjalan di maskapai Lion Air dan Wings Air serta akan diterapkan di maskapai Citilink Indonesia.

Komisi V DPR mendesak Kemenhub, dalam hal ini, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara untuk menunda pemberlakuan bagasi berbayar hingga selesainya kajian ulang terhadap kebijakan tersebut dengan mempertimbangkan kemampuan masyarakat dan kelangsungan industri penerbangan nasional. [ipe]

#BagasiBerbayar #PresidenJokowi #Indef
BERITA TERKAIT
Menteri Jokowi Terseret Suap Aturan Gula Rafinasi?
Era Jokowi, Milenial Dijamin Dapat Rumah Layak
Jokowi Menang QC, Harga Sembako di Medan Naik 100%
Indef: "Pemilu 2019, Makro Ekonomi Stabil Tuh"
Investasi Pasca Pilpres Bakal Tancap Gas Asal.....
Penuhi Janji, Jokowi Resmikan Halal Park di GBK
Pengusaha Pro Jokowi Ini Komentari Neraca Dagang

kembali ke atas