EKONOMI

Senin, 11 Februari 2019 | 03:09 WIB

Daya Saing Industri Sawit Nasional Perlu Didorong

Ahmad Barok
Daya Saing Industri Sawit Nasional Perlu Didorong
(Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta -Industri kelapa sawit termasuk primadona penerimaan ekspor di Indonesia. Selayaknya produktivitas dan daya saingnya terus digenjot.

Itu diungkap anggota DPR-RI Nurdin Tampubolon. Nurdin juga menyebut dibutuhkan sinergi seluruh stakeholders terkait. Nurdin menyatakan itu seusai memaparkan dan mempertahankan hasil risetnya yang berjudul Membangun Keunggulan Daya Saing Berkelanjutan Melalui Daya Saing Internasional dan Efisiensi (Studi Empiris pada Industri Kelapa Sawit Indonesia) dalam Ujian Sidang Promosi Program Doctor of Research in Management (DRM) Binus Business School di Auditorium Lantai 4 Binus University, Jakarta Barat, Sabtu (9/2/2019).

"Yang perlu dilakukan pemerintah adalah memperbaiki lingkungan bisnisnya dan industri terkait maupun pendukung serta sumber daya intangible. Itu terpenuhi, daya saing Indonesia bakal menguat," tutur Nurdin.

Lebih lanjut, Nurdin mengatakan saat ini produktivitas sawit meningkat signifikan. Meski begitu, tetap diperlukan pembenahan. "Seperti suku bunga kredit yang belum berdaya saing. Dukungan infrastruktur dan masih adanya retribusi yang tidak pada tempatnya," jelas Nurdin.

Saat ujian promosi doktor yang dihadiri Cawapres 02 KH Ma'ruf Amien itu, Nurdin dinyatakan lulus dengan predikat cumlaude. IPK mencapai 3,78. Gelar doktor pun disematkan kepada kader Hanura ini. "Saya senang dengan hasil in. Saya berharap hasil penelitian ini bisa diterapkan pemerintah, korporasi, dan stakeholder terkait," tegas Nurdin.

Nurdin berharap industri kelapa sawit di Indonesia terus berkembang dan berdaya saing internasional. "Kita harus segera mencapai keunggulan daya saing berkelanjutan," pungkas Nurdin. [ipe]

#IndustriSawit #DayaSaing #Ekspor
BERITA TERKAIT
Jokowi Ingatkan ASEAN Dampak Perang AS-China
Demi Kualitas Sawit, Minamas Replanting Sejak 2010
Kuota Ekspor Konsentrat Tembaga Aman Mineral Turun
Sambangi Prancis, Darmin Jajakan Kopi Indonesia
(Dampak Perang Tarid) DPR Desak Pemerintah Abaikan Pasar China
Eagle High Plantations Kembali Raih HR Asia Awards
Mendes PDTT Apresiasi Astra Kembangkan Desa

kembali ke atas