NASIONAL

Senin, 11 Februari 2019 | 04:05 WIB
(Soal Cara Pengelolaan Pemerintahan)

Gerindra Bandingkan Jokowi dengan Pedagang Warung

Happy Karundeng
Gerindra Bandingkan Jokowi dengan Pedagang Warung
Politikus Partai Gerindra Nizar Zahro

INILAHCOM, Jakarta -Pemerintahan Jokowi kerap menarik kembali keputusannya. Terkini pencabutan remisi bagi narapidana pembunuh wartawan. Politikus Partai Gerindra Nizar Zahro membandingkan aksi itu dengan gaya pedagang warung.

"Terlalu sering keputusan diluncurkan, lalu dibatalkan sendiri. Ini membuktikkan negara tidak berada di bawah kepemimpinan yang tepat," kata Nizar kepada INILAHCOM, Minggu (10/2/2019).

Nizar bahkan menilai gaya pengelolaan negara era kepemimpinan Presiden Jokowi tidak lebih baik dari pengelolaan warung kelontong.

"Bisa jadi lebih hebat rakyat yang mengelola warung kelontong ketimbang Pak Jokowi sebagai pengelola negara. Pemilik warung kelontong hafal semua barang-barang jualannya. Jarang sekali keliru dalam menghitung transaksi," ulas Nizar.

"Sebaliknya, pemerintahan Jokowi sering membatalkan keputusan yang sudah ditetapkan. Padahal, pemerintah dikitari tim super besar yang selalu siap mendukung kerja Presiden," cetus Nizar.

Sorotan Nizar berangkat dari langkah Presiden Jokowi mencabut keputusan memberikan remisi bagi I Nyoman Susrama, terpidana pembunuh wartawan Radar Bali AA Gde Bagus Narendra Prabangsa. Pencabutan disampaikan Jokowi seusai menghadiri peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 9 Februari 2019 di Surabaya.

"Sudah, sudah saya tandatangani (pencabutan remisi)," ujar Jokowi saat ditanya peserta HPN, Sabtu (9/2/2019).

PKeputusan memberikan remisi dicabut, Susrama pun tetap harus menjalani hukuman seumur hidup sesuai vonis pengadilan.

Remisi yang sempat jadi polemik itu tertuang dalam Keppres Nomor 29 tahun 2018 tentang Pemberian Remisi Perubahan dari Pidana Penjara Seumur Hidup Menjadi Pidana Sementara tertanggal 7 Desember 2018.

Susrama termasuk di anatara 115 terpidana yang mendapatkan keringanan hukuman atau remisi jika jadi dilaksanakan. Hukuman atas dirinya jadi lebih ringan, dari penjara seumur hidup ke 20 tahun penjara. [hpy]

#Remisi #PembunuhWartawan #Gerindra
BERITA TERKAIT
Wabup Terjaring OTT Politik Uang Timses Paslon 02
Usai Surat SBY Gerindra Beber Solid Demokrat
Caleg Gerindra Lapor Dugaan Jual Beli Suara
KPU Catat Ada 9 TPS Salah Entri Data
Ini Kondisi Terkini Sandiaga Uno
Gempa 5 Magnitudo Guncang Lombok Tengah
Sandi Alami Gangguan Lambung Dan Tenggorokan

kembali ke atas