DUNIA

Senin, 11 Februari 2019 | 09:45 WIB

Sudah Sepekan Kebakaran Hutan di Selandia Baru

Sudah Sepekan Kebakaran Hutan di Selandia Baru
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Wellington - Angin kencang sepanjang akhir pekan kemarin diperkirakan dapat memperluas kebakaran hutan yang telah berlangsung selama sepekan di Pulau Selatan, Selandia Baru.

Insiden ini telah memaksa ribuan orang meninggalkan rumah-rumah mereka, kata para pejabat.

Kebakaran Pigeon Valley melingkupi kawasan seluas 2.300 hektare dengan perimeter 25 km, kata Pertahanan Sipil Selandia Baru dalam pernyataan di lamannya.

Sejauh ini, dilaporkan tidak ada korban jiwa dan hanya satu rumah hancur.

"Ada kecemasan angin diprediksi bertiup kuat siang ini, yang akan menguji garis-garis kendali," kata lembaga itu, Minggu (10/2/2019).

Pada Minggu pagi waktu setempat, 155 personel pemadam kebakaran berjibaku memadamkan api di lapangan dengan dukungan dari 23 helikopter dan tiga pesawat. Usaha tersebut tercatat sebagai pemadaman terbesar melalui udara di Selandia Baru.

Kebakaran ini membuat sekitar 3.000 orang terpaksa meninggalkan kawasan Wakefield dan Pigeon Valley, kata Roger Ball, pengendali Pertahanan Sipil Selandia Baru dalam jumpa pers, Sabtu (9/2/2019).

Lebih banyak orang mungkin terpaksa meninggalkan rumah-rumah mereka pada Minggu.

Manajer Komunikasi Palang Merah Selandia Baru Ellie van Baaren mengatakan mereka yang dievakuasi merasa kelelahan dan frustrasi.

"Ketika Anda terpaksa meninggalkan rumah Anda dan dalam beberapa kasus juga meninggalkan ternak dan binatang Anda dan Anda tidak tahu apa yang terjadi pada mereka, dan Anda tinggal bersama teman-teman dan keluarga, kemudian situasi tak menentu bagi siapa pun," kata dia kepada Reuters lewat sambungan telepon.

Banyak dari kawasan yang terkena dampak di selatan Nelson digunakan untuk kehutanan tetapi juga banyak ladang kecil di sana. Sejumlah ternak juga dipindahkan untuk keamanan mereka.

Kebakaran mulai terjadi pada Senin (4/2/2019) dan Selasa (5/2/2019) dengan cepat menyebar. Kemudian pada Rabu (6/2/2019), pihak berwenang menyatakan keadaan darurat.

#kebakaran #hutan #SelandiaBaru #NewZealand
BERITA TERKAIT
Alibaba Bertahan di Daftar Pasar Barang Palsu AS
Serangan Koalisi di Suriah, 1.600 Sipil Tewas
AS: Awas Serangan Baru di Sri Lanka
Mantan Wapres Era Obama Maju Pilpres AS
Hari Ini Kim dan Putin Bahas Nuklir
PBB Minta Saudi Tunda Pelaksanaan Hukuman Mati
Dua TKI di Saudi Bebas dari Hukuman Mati

kembali ke atas