PASAR MODAL

Selasa, 12 Februari 2019 | 11:12 WIB

IHSG Belum Pulih, 6 Emiten Ini Bolehlah Dilirik

M Fadil Djailani
IHSG Belum Pulih, 6 Emiten Ini Bolehlah Dilirik
(Foto: Inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Hari ini, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan melanjutkan pelemahan jangka pendek' Kemarin gagal berbalik arah ke teritori positif dan ditutup melemah 0,41% ke level 6.495.

Analis dari PT Binaartha Parama Sekuritas, Muhammad Nafan Aji Gusta Utama, indikator MACD telah membentuk poladead crossdi area positif, sedangkan indikator stochastic dan RSI berada di area netral.

"Terlihat pola black closing marubozu candle yang mengindikasikan adanya potensi pelemahan lanjutan pada pergerakan IHSG , sehingga indeks berpeluang menuju area support," kata Nafan, di Jakarta, Selasa (12/2/2019).

Dia menyebutkan, berdasarkan daily pivot dari Bloomberg, support pertama dan kedua berada di level 6.481 dan 6.467. Sedangkan resisten pertama dan kedua nangkring di posisi 6.522 dan 6.549.

Di tengah perkiraan terjadinya penurunan lanjutan pada pergerakan IHSG hari ini, Nafan menyodorkan enam saham yang bisa dicermati pelaku pasar, yakni:

1. PT Delta Dunia Makmur Tbk (DOID), Daily (Rp595) (RoE: 17,78%; PER: 9,60x; EPS: 60,96; PBV: 1,70x; Beta: 2,22). Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawahbollingerdan terlihat polabullish doji star candleyang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi Beli" pada kisaran Rp580-600, dengan target harga secara bertahap di level Rp615, 675 dan 730. Support: Rp570.

2. PT Harum Energy Tbk (HRUM), Daily (Rp1.550) (RoE: 7,91%; PER: 9,23x; EPS: 167,32; PBV: 0,73x; Beta: 2,04). Pergerakan harga saham telah menguji garis MA60 dan MA120 sehingga peluang terjadinyareboundterbuka lebar. "Akumulasi Beli" pada kisaran Rp1.540-1.560, dengan target harga secara bertahap di level Rp1.620 dan 1.650. Support: Rp1.525.

3. PT Vale Indonesia Tbk (INCO), Daily (Rp3.610) (RoE: 3,21%; PER: 40,79x; EPS: 88,51; PBV: 1,31x; Beta: 1,25). Peluang terjadinyareboundterbuka lebar setelah pergerakan harga akan menguji garis MA60 dan MA200. "Buy on Weakness" pada kisaran Rp3.520-3.550, dengan target harga secara bertahap di level Rp3.770, 4.280, 4.790 dan 5.050. Support: Rp3.380.

4. PT Indika Energy Tbk (INDY), Daily (Rp1.955) (RoE: 12,21%; PER: 4,56x; EPS: 428,68; PBV: 0,56; Beta: 2,25). Peluang terjadinyareboundterbuka lebar setelah pergerakan harga menguji garis MA60 dan MA120. "Buy on Weakness" pada kisaran Rp1.875-1.905, dengan target harga secara bertahap di level Rp2.080, 2.370 dan 2.660. Support: Rp1.860.

5. PT Tambang Batubara Bukit Asam Tbk (PTBA), Daily (Rp4.260) (RoE: 32,95%; PER: 9,57x; EPS: 455,64; PBV: 3,16x; Beta: 1,73). Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawahbollingerdan terlihat polabullish doji star candleyang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi Beli" pada kisaran Rp4.250-4.270, dengan target harga secara bertahap di level Rp4.320, 4.520, 4.720 dan 4.920. Support: Rp4.270 dan 4.210.

6. PT Pakuwon Jati Tbk (PWON), Daily (Rp660) (RoE: 15,77%; PER: 14,08x; EPS: 46,86; PBV: 2,22x; Beta: 1,64). Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawahbollingerdan terlihat polabullish inverted hammer candleyang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi Beli" pada kisaran Rp655-665, dengan target harga secara bertahap di level Rp700, 720 dan 820. Support: Rp625. [ipe]

#IHSG #BEI #SahamTambang #SahamProperti
BERITA TERKAIT
Selain Laba, Data Ini Bisa Topang Wall Street
PT Bayan Resources Ingin Sahamnya Likuid
Sikap Trump Picu Harga Minyak Mentah Naik Drastis
IHSG Berakhir Turun 1,4% ke 6.414,74
Bursa Saham Asia Berakhir Variatif
Wall Street Berpotensi Negatif
Sesi I, IHSG Terjun 1,3% ke 6.417,39

kembali ke atas