NASIONAL

Selasa, 12 Februari 2019 | 16:55 WIB

Ini Caleg yang Tersangkut Kasus Pelanggaran Pemilu

Ray Muhammad
Ini Caleg yang Tersangkut Kasus Pelanggaran Pemilu
Komisioner KPU Ilham Saputra (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Komisi Pemilihan Umum (KPU) mencatat setidaknya ada delapan caleg yang sempat tersandung kasus politik uang, selain caleg DPR dari PAN Mandala Shoji.

Adapun dari delapan caleg tersebut, enam orang di antaranya divonis bersalah. Dua lainnya telah dinyatakan bebas atas perkara yang menjeratnya.

Komisioner KPU Ilham Saputra memastikan pihaknya nantinya menyurati Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) untuk mengumumkan nama caleg yang dinyatakan bersalah dan telah inkrah perkaranya.

Selain itu, enam caleg yang telah divonis bersalah ini juga akan diinformasikan kepada KPPS bahwa mereka telah dicoret dari DCT Pemilu 2019.

"Ketentuan ini diatur dalam SE (Surat Edaran) KPU Nomor 31/2018. Semacam juknis kepada KPPS agar mengumumkan bahwa yang namanya Mandala Shoji ini tidak lagi dalam daftar calon tetap," ujar Ilham di kantornya, Jakarta Pusat, Selasa (12/2/2019).

Ketua Bawaslu Abhan pun mengungkaokan ada sekitar 28 pelanggaran pemilu yang telah ditindaklanjuti dalam persidangan. Kebanyakan dari perkara ini, para caleg tersangkut kasus politik uang.

"Ini terdiri dari dugaan politik uang dan kepala desa yang diduga tidak netral. Paling banyak soal politik uang," kata Abhan.

Enam caleg yang divonis bersalah atas kasus pelanggaran pemilu 2019, terkait perkara dugaan politik uang antara lain David H. Rahardja, caleg Partai Perindo yang divonis enam bulan penjara dengan masa percobaan 10 bulan. Ia membagikan minyak goreng saat kampanye.

Kemudian ada caleg DPR dari PAN, Mandala Shoji yang divonis bersalah karena membagikan kupon umrah. Ia divonis 3 bulan penjara bersama caleg DPRD DKI dari PAN Lucky Andriani dengan hukuman yang sama.

Selanjutnya, caleg DPR dari Perindo Edyson Tatulus yang terbukti memberikan uang Rp1 juta kepada pemenang turnamen bola voli Perindo Cup di Kepulauan Riau. Ia divonis empat bulan penjara dengan masa percobaan 8 bulan.

Caleg lainnya ialah Indri Ceria Agustin. Ia merupakan DPRD Kepulauan Riau dari Perindo. Dirinya terbukti memberikan uang saat turnamen bola voli Perindo Cup bersama Edison. Ia divonis dua bulan penjara dengan masa percobaan empat bulan.

Terakhir, caleg DPRD Boyolali dari PKS Basuki yang divonis 10 hari penjara karena terbukti membagikan bingkisan berupa sembako di daerahnya.

Keenamnya telah dipastikan dicoret namanya dari DCT Pemilu 2019 oleh KPU. Sementara itu,
dua caleg yang dinyatakan bebas atas kasus dugaan politik uang, yakni Siti Ambar Fatonah dan Sarwono. Keduanya merupakan politikus Golkar. [rok]

#KPU
BERITA TERKAIT
Permohonan Ekstradisi dari Hong Kong Dikabulkan
PKS Tekankan Dampak Karhutla Sudah Level Bahaya
Kronologi Kecelakaan APV Yang Tewaskan 3 Orang
(Revisi UU KPK) Komitmen Jokowi Berantas Korupsi Diragukan
KPAI Soroti Pendidikan Anak Di Wilayah Kabut Asap
Sandi Bicara Soal Nasib KPK, Bagaimana Menurutnya?
Mahfud Optimis Semua Ingin Kuatkan KPK

kembali ke atas