EKONOMI

Selasa, 12 Februari 2019 | 17:09 WIB
(Jelang Debat Capres)

Marwan Sebut Pertamina Era Jokowi Sering Ditekan

Marwan Sebut Pertamina Era Jokowi Sering Ditekan
Direktur Eksekutif Indonesian Resources Studies (IRRES), Marwan Batubara (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Pengelolaan sumber daya alam di era Joko Widodo dikritisi dan lantaran banyak melanggar konstitusi. Dinilai mengabaikan peran BUMN.

Direktur Eksekutif Indonesian Resources Studies (IRRES), Marwan Batubara di Jakarta, Selasa (12/2/2019), menyebut sejumlah contoh diabaikannya peran BUMN terkait divestasi saham Newmont hingga tekanan kepada Pertamina dalam penugasan penyaluran BBM.

"Pemerintahan Pak Harto itu sudah menyiapkan dari awal soal divestasi saham Newmont. Negara sampai digugat di arbitrase dan untung saja menang agar pengelolaannya oleh BUMN. Namun sekarang, yang sudah didapat itu diserahkan kepada Medco," ungkap Marwan.

Proses divestasi saham Newmont itu, lanjut Marwan, juga didukung oleh bank-bank BUMN. "Ini harus dipertanyakan kepada pemerintah. Karena ini pelanggaran terhadap konstitusi," katanya.

Contoh lain, mengenai tekanan terhadap PT Pertamina yang harus menanggung kerugian dalam penyaluran bahan bakar minyak (BBM) subsidi dan penugasan. Dengan kenaikan harga minyak dunia pada 2017 dan 2018, kebijakan pemerintah untuk tidak menaikkan harga BBM subsidi dan tidak menambah subsidi BBM membuat Pertamina menanggung kerugian Rp2.000-Rp3.000 per liter.

"Ini pelanggaran, karena menekan BUMN untuk tidak menaikkan harga BBM padahal harga minyak dunia pada 2017 dan di 2018 yang sampai di atas 70 dolar AS. Kerugiannya sampai Rp3.000 per liter bagi Pertamina," ujarnya. [tar]

#Pertamina #IRRES #PresidenJokowi #PrabowoSubianto
BERITA TERKAIT
Kelemahan Infrastruktur Jokowi, Hidupkan Bappenas
Jokowi Sebut Laba Pertamina Rp20 T, Bisikan Siapa?
Bela Jokowi Soal Freeport, Jonan Dicap Gagal Paham
Tahun Politik BBM Tiba-tiba Turun, Ini Kata Luhut
(Buntut Tudingan Sudirman) Jonan Ingin Temukan dengan Adkerson, Jokowi Tolak
Sudirman Ungkap Pertemuan Rahasia Jokowi- Freeport
Pertamina Hulu Pindah Kantor ke Gedungnya Luhut?

ke atas