METROPOLITAN

Selasa, 12 Februari 2019 | 19:32 WIB

Pangkostrad-Anies Bahas Ibu Kota Damai

Willi Nafie
Pangkostrad-Anies Bahas Ibu Kota Damai
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersama Letnan Jenderal TNI Besar Harto Karyawan (Foto: twitter)

INILAHCOM, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan beserta jajaran Pemprov DKI Jakarta mengadakan pertemuan bersama Letnan Jenderal TNI Besar Harto Karyawan sebagai Panglima Komando Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) di Gedung Balaikota, Jakarta Pusat pada Selasa (12/2/2019).

Pertemuan yang disebut Gubernur Anies sebagai silaturahmi selama 1,5 jam tersebut membicarakan berbagai hal untuk menjaga dan mewujudkan keamanan Jakarta sebagai Ibukota.

"Jadi tadi kita membicarakan banyak hal, tapi kaitannya semua adalah bagaimana kita bisa bekerja sama lebih baik sehingga institusi Pemprov dan Kostrad bisa sama-sama memastikan Jakarta sebagai Ibu Kota aman, damai, kondusif, untuk kegiatan pemerintahan, kegiatan, usaha, dan sosial. Itu yang tadi menjadi pembicaraan," ujar Anies usai pertemuan.

Gubernur Anies menyatakan tugas Kostrad yang amat strategis membutuhkan dukungan dari Pemprov DKI Jakarta. Begitupun sebaliknya, Kostrad berkomitmen untuk membantu berbagai program dan kegiatan Pemprov DKI Jakarta termasuk dalam menyukseskan Pemilu 2019 mendatang.

"(Kami) tidak ada (pembicaraan) yang khusus dalam artian ancaman, tidak ada. Kita berbicara misalnya kita sama-sama berada di kawasan monas. Bagaimana kawasan ini menjadi kawasan tempat seluruh masyarakat merasakan kebersamaan, interaksi bersama, rancangannya. Jadi berdiskusi seputar itu. Tapi tidak ada sebuah spesifik keamanan, mengenai potensi masalah, nggak ada. Insya Allah Jakarta aman, tenang, damai selama dua bulan ke depan sampai masa yang akan datang," ucapnya.

Pangkostrad Letjen Besar Harto Karyawan mengungkapkan rasa terima kasih atas penerimaan hangat dari Anies beserta jajaran Pemprov DKI Jakarta. Dia menambahkan tugas strategis Kostrad dalam mengantisipasi titik rawan keamanan di seluruh Indonesia termasuk Jakarta

"Keberadaan Kostrad di DKI Jakarta ini memberikan arti juga, memberikan tugas-tugas mengamankan Ibukota sebagai pusat pemerintahan, sebagai kota pusat pemerintahan dan juga sebagai kota ekonomi, dan kota sosial. Ini saya kira patut dijaga keamanannya, situasinya, di mana Kostrad siap untuk mengamankan itu bila terjadi hal-hal yang membutuhkan kehadiran Kostrad untuk mengamankannya," tandasnya. [ton]

BERITA TERKAIT
Sepanjang Jumat, Jakarta Diprediksi Hujan Lagi
Tabrak Lari Tendean-Saharjo, Pelaku Sasar Pemotor
Kecelakaan Beruntun Terjadi di Jl Saharjo
Identitas Mayat di Pinggir Tol Belum Terungkap
Pengemudi Fortuner Ngamuk di Tol Sudah Ditangkap
Pelaku Vandalisme Masjid Al-Hikmah Diduga 1 Orang
Vandalisme Masjid Al-Hikmah, Polisi Periksa CCTV

kembali ke atas