NASIONAL

Selasa, 12 Februari 2019 | 19:36 WIB

Eni Dorong Proyek PLTU Riau 1 Masuk RUPTL

Happy Karundeng
Eni Dorong Proyek PLTU Riau 1 Masuk RUPTL
Eni Maulani Saragih (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Direktur Pengadaan Strategis 2 PT PLN Persero Supangkat Iwan Santoso mengatakan Wakil Ketua Komisi VII DPR Eni Maulani Saragih sempat mendorong agar proyek PLTU Riau 1 tetap masuk dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL).

"Iya memang ada dorongan. Kira-kira jangan dikeluarkan lah gitu dari RUPTL. Saat itu ukurannya 1x600 atau 2x300 megawatt," katanya kepada jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kala bersaksi dalam persidangan dugaan suap proyek PLTU Riau-1 yang menjerat mantan Menteri Sosial, Idrus Marham, Selasa (12/2/2019).

Ia menjelaskan, kala itu Eni juga mendorong agar kontrak kerja sama antara PLN dan investor yang diwakili Johannes Budisutrisno Kotjo cepat dilakukan. Padahal saat itu terjadi deadlock, karena ada tawar-menawar tentang masa pengendalian yang diminta PLN hanya selama 15 tahun.

"Dia tidak tahu teknis tapi minta lebih cepat dilakukan kesepakatan," kata Iwan.

Sebagaimana diberitakan, Idrus Marham didakwa bersama-sama dengan Eni Maulani Saragih menerima uang Rp2,25 miliar dari pemegang saham Blackgold Natural Resources Johannes Kotjo. Suap itu diberikan agar Blackgold mendapatkan proyek pembangunan PLTU Riau-1 di Indragiri Hulu, Riau.

Rp2 miliar di antaranya dimintakan Idrus ke Kotjo melalui Eni untuk kepentingan Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Partai Golkar yang digelar 2017 lalu. Sementara Rp250 juta lainnya, diminta Idrus ke Kotjo untuk kepentingan Pilkada suami dari Eni Saragih, Muhammad Al-Khadziq.

Atas perbuatannya, Idrus didakwa telah melanggar Pasal 12 huruf a UU Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo pasal 64 ayat (1) KUHP. [ton]

#KPK #EniSaragih
BERITA TERKAIT
KPK Periksa Politisi PAN Untuk Samin Tan
Nyoblos Di KPK, Bowo Pamer Jempol
OTT Bawaslu, Taufik: Ada yang Hambat Kemenangan
Anak Buah Terjaring OTT Bawaslu, Ini Kata Taufik
Untuk Samin Tan, KPK Periksa Eni Saragih
KPK Periksa Direktur Waskita Beton
KPK Perpanjang Masa Penahanan Bowo Sidik Pangarso

kembali ke atas